January 5, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Korupsi Proyek Renovasi Gedung yang Alami Kebakaran Hebat di Tai Po, 21 Orang Ditangkap

2 min read
Insiden kabakaran Apartemen di Tai Po Hong Kong (Foto SCMP)

Insiden kabakaran Apartemen di Tai Po Hong Kong (Foto SCMP)

HONG KONG – Lembaga anti rasuah Hong Kong menangkap 21 orang atas dugaan korupsi yang berkaitan dengan pekerjaan renovasi di dua kawasan perumahan. Hal ini disampaikan dalam siaran pers pada Jumat (2/1/2026).

Langkah penindakan ini dilakukan di tengah peningkatan upaya pemerintah Hong Kong untuk memberantas praktik korupsi di sektor renovasi bangunan, menyusul kebakaran besar pada akhir November 2025 yang melalap tujuh menara apartemen dan menewaskan lebih dari 160 orang.

Pemimpin Hong Kong John Lee bulan lalu membentuk sebuah komite independen untuk menyelidiki kebakaran tersebut serta industri konstruksi, termasuk menentukan apakah terjadi praktik pengaturan tender dalam pemberian kontrak.

Komisi Independen Pemberantasan Korupsi Hong Kong atau Independent Commission Against Corruption (ICAC) menyatakan bahwa pihaknya pekan lalu melakukan operasi penegakan hukum terhadap sebuah jaringan korupsi yang memiliki kaitan dengan kelompok kejahatan terorganisasi dan terlibat dalam praktik korupsi di sektor renovasi bangunan.

“Sebanyak 21 orang yang ditangkap termasuk perantara, konsultan proyek, kontraktor proyek, serta anggota badan pengelola pemilik unit (owners’ corporation) dari dua kompleks perumahan tersebut,” tambah sumber ICAC.

Di salah satu kawasan perumahan, kontraktor yang terlibat diduga menyuap konsultan proyek dan sejumlah anggota badan pengelola pemilik unit untuk mendapatkan kontrak proyek senilai 33 juta dolar Hong Kong.

Sementara itu, di kawasan perumahan lainnya, para perantara diduga mengumpulkan surat kuasa atau tiket otorisasi dari para pemilik rumah melalui cara-cara korup dalam upaya memanipulasi suara dan memenangkan kontrak renovasi di masa mendatang. ICAC tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai hal tersebut.

“Pemeliharaan bangunan berkaitan erat dengan kepentingan publik dan melibatkan banyak pemangku kepentingan. ICAC selama ini selalu menaruh perhatian besar terhadap praktik korupsi dalam pemeliharaan bangunan,” bunyi pernyataan ICAC.

Dua kawasan perumahan yang menjadi sasaran operasi pekan lalu berada di Distrik Kwun Tong di wilayah timur Kowloon dan tidak terkait dengan Wang Fuk Court, lokasi kebakaran yang terjadi pada 26 November lalu.

ICAC sebelumnya telah menangkap sedikitnya 11 orang dalam penyelidikan kasus korupsi terkait pekerjaan renovasi di Wang Fuk Court.

Kebakaran besar tersebut memicu kemarahan para penghuni dan membutuhkan waktu hampir dua hari untuk dipadamkan. Menurut pihak berwenang, penggunaan material bangunan di bawah standar dalam renovasi gedung-gedung bertingkat tinggi membuat kebakaran semakin parah.  []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply