June 16, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Kurang Pengawasan, Tiru Tom & Jerry, Bocil Empat Tahun Terjun dari Lantai 26 Pakai Payung

2 min read

HONG KONG – Seorang anak laki-laki berusia empat tahun di Hunan, China, melompat dari rumahnya di lantai 26 sambil memegang payung sebagai parasut darurat. Ia mencoba meniru apa yang dia tonton di film kartun.

Untungnya, dia selamat dari maut, dan sekarang dalam pemulihan di rumah sakit setempat.

 

Anak laki-laki tidak diawasi

Insiden itu terjadi pada 26 Mei sore di Kota Jishou, Hunan, seperti yang dilaporkan oleh Shui Mu Wang, jaringan media yang berbasis di Shandong, di Weibo.

Sumber mengatakan kepada platform berita bahwa ibu anak laki-laki itu bekerja di kota lain, sementara ayahnya sering bepergian ke luar negeri untuk bekerja.

Nenek anak laki-laki itu, yang merupakan pengasuh utamanya, sedang keluar untuk menjemput saudara perempuannya pada saat kejadian.

 

Terinspirasi oleh kartun ‘Tom and Jerry’

Menurut Oriental Daily, sebuah surat kabar Cina yang berbasis di Malaysia, bocah itu telah menonton kartun “Tom and Jerry”, dan membayangkan dia akan bisa mendarat dengan selamat di tanah jika dia memegang payung.

Dia dilaporkan melompat keluar dari jendela menghadap ke balkon, yang tidak memiliki kamera anti-pencurian karena unitnya berada di tingkat yang tinggi.

Syukurlah, bocah itu relatif ringan, dan kejatuhannya juga diredam oleh dahan-dahan pohon besar, yang mengurangi kekuatan tumbukan badannya ke tanah.

 

Luka anak laki-laki itu

Bocah itu dilaporkan patah lengan kanannya saat mendarat. Video Weibo menunjukkan dia dibawa ke ambulans oleh paramedis, tampaknya dengan bantuan orang yang lewat.

Oriental Daily menambahkan dalam pembaruan pada 27 Mei bahwa bocah itu saat ini sedang dalam pemulihan dan dirawat di rumah sakit.

Dia ditemukan memiliki banyak patah tulang di berbagai bagian tubuhnya tetapi kondisinya stabil.

 

Pengguna online merespons

Di bagian komentar untuk video aslinya, pengguna memperdebatkan apakah kartun yang harus disalahkan atas tindakan bocah itu.

Komentar teratas berpendapat bahwa pengasuh anak laki-laki itu salah, karena mereka seharusnya menutup jendela dengan aman saat seorang anak kecil ada di rumah.

Pengguna lain mengakui bahwa ketika mereka masih muda, mereka memiliki ide yang sama dengan anak laki-laki itu, tetapi terlalu menghargai hidup mereka untuk mencoba hal seperti itu.

Yang satu menjawab bahwa dia tahu sejak muda bahwa adegan dalam kartun itu palsu. []

Advertisement
Advertisement