July 7, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Langkah Pemerintah RI Merubah Pandemi Menjadi Endemi

2 min read

JAKARTA – Pemerintah saat ini sedang menyusun road map dari pandemi menuju endemi sebagai upaya mengendalikan laju penularan Covid-19 dan mengembalikan aktivitas masyarakat secara normal.

Adapun tahap awal bagi masyarakat bagi masyarakat adalah dengan melakukan percepatan vaksinasi, mendisiplinkan kebiasaan memakai masker, menjaga kesehatan tubuh dengan gaya hidup sehat dan selalu menjaga protokol kesehatan secara ketat.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Agus Suprapto mengatakan, tahap persiapan yang perlu dilakukan dalam menyusun road map dari pandemi menjadi endemi.

“Tahap persiapannya yaitu preventif nya harus kuat misalnya vaksinasinya harus 70%, prokes tetap berjalan dengan baik menjadi kebiasaan dalam perilaku masyarakat, kemudian program 3M dan 3T dapat dijalankan oleh petugas-petugas yang kompeten dan bisa dipercaya, itulah saya kira kita sudah memasuki masa persiapan dan transisi,” kata Agus dalam siaran persnya, Rabu (20/10/2021).

Agus juga mengutarakan, persiapan memasuki masa transisi dan hidup berdampingan dalam situasi Covid-19 yaitu selalu menjaga protokol kesehatan secara ketat dan menyesuaikan hidup dengan kebiasaan baru.

“Apa yang dikatakan hidup berdampingan dalam situasi Pandemi Covid-19 yaitu kita harus menyesuaikan dan menyadari situasi hidup bersama Covid-19 dengan menjaga prokes secara ketat dan memasuki endemi, kita dapat mengontrol keduanya dengan semua ilmu yg kita keluarkan harapannya kita akan menjadi lebih baik,” terang Agus.

Agus menambahkan, pemerintah telah berupaya semaksimal mungkin melalui stimulus kebijakan fiskal untuk kelompok menengah ke bawah berupa berbagai program bantuan yang telah diberikan kepada masyarakat.

“Stimulus kebijakan fiskal untuk kelompok menengah kebawah yang menjadi fokus pemerintah melalui bantuan sosial maupun bantuan lainnya yang tujuannya mempertahankan mereka untuk tetap bisa hidup, kemudian mempertahankan mereka untuk tetap bisa menggerakkan ekonomi dibawah dan itulah yang mempunyai resiliensi yang kuat di masa pandemi,” urai dia.

“Karena resiliensi di tingkat bawah itu sangat penting, kalau tidak ditangani dengan baik maka bisa terjadi kekacauan,” tambah Agus.

Sementara itu, Kepala Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19 Alexander Ginting mengatakan bahwa penurunan level PPKM saat ini akan diikuti oleh pemulihan di berbagai aktivitas masyarakat.

“Dengan adanya pemulihan kesehatan dan pencapaian pandemi dimana PPKM nya sudah di level 1 dan 2 tentu ini akan diikuti oleh pemulihan ekonomi, pendidikan, sosial budaya dan pemulihan aktivitas lainnya tetapi tidak berarti adanya pelonggaran,” beber Alexander.

Dia melanjutkan jika pemerintah juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga, mengawasi, dan berperan aktif dalam mencegah dan mengendalikan virus Covid-19 supaya kasus tidak mengalami kenaikan kembali. []

Advertisement
Advertisement