Masker Sensi, Karya Anak Bangsa yang Mendunia Gegara Corona ?

Feature Image Masker Sensi (Kolase Foto Istimewa)
Feature Image Masker Sensi (Kolase Foto Istimewa)
Prime Banner

JAKARTA – Berbagai merk masker di pasar tanah air beredar mengisi etalase-etalase penjual alat kesehatan sejak lama. Beberapa masker merupakan produksi dalam negeri, beberapa merupakan lisensi luar negeri meskipun di produksi di dalam negeri, dan beberapa lagi merk asing.

Siapa sangka, popularitas masker sensi terdongkrak mendunia gegara wabah virus corona. Sensi, brand yang kini familiar di telinga hampir seluruh rakyat Indonesia baik yang terbiasa menggunakan maupun yang setiap hari mendengar dan melihat di beranda sosial media.

Tergelitik untuk mengetahui, sejak kapan masker sensi diproduksi dan dimana masker sensi diproduksi ?

Menelusuri jejak digital, ternyata masker sensi sudah beredar di pasaran Indonesia sejak tahun 1988 atau sejak 32 tahun silam.

Masker produksi dalam negeri bermerk ‘Sensi’ ini menyediakan perlindungan sekali pakai dalam melawan partikel yang dihirup.

Mereka memiliki sesain tiga lapis yang melindungi terhadap kelembaban dari luar dan melindungi 95% debu, serbuk sari, bakteri, virus, dan lainnya partikel di udara.

Data di Wikipedia Indonesia menunjukkan, pendirinya adalah Gentho Sumarta dalam naungan Arista Latindo. Visinya tentang keunggulan dan kualitas produk membuatnya percaya bahwa Arista Latindo memiliki keunggulan yang kompetitif. Arista Latindo sendiri memasuki industri sarung tangan ujian lateks pada tahun 1988.

Gentho Sumarta yakni bahwa ia dan timnya dapat berkomitmen untuk menjadikan perusahaannya sebagai salah satu perusahaan terbaik di negara ini.

Adapun sarung tangan Arista pertama kali dipasarkan di Amerika Serikat, dan segera menyebar ke seluruh dunia. Saat ini, Arista melayani lebih dari 150 perusahaan di lebih dari 30 negara di seluruh dunia.

Dulunya, Arista Latindo memulai usaha lewat ruang produksi sederhana yang hanya seluas 1.800 meter persegi. Kini, perusahaan itu telah berkembang dengan stabil menjadi fasilitas produksi seluas 8 hektar sambil terus memperbarui lini produk dan mesin manufaktur sesuai dengan permintaan pasar.

Arista pun telah mempekerjakan lebih dari 1.500 karyawan. Melihat adanya kebutuhan global yang semakin besar akan masker wajah sekali pakai, Arista Latindo pun membuka cabang dan memulai lini produk baru masker wajah 3-lapis sekali pakai.

Arista yang telah bersertifikasi ISO 9001 telah meningkatkan ke ISO 13485 yang baru untuk mengikuti peningkatan standar kualitas global.

Selain itu, perusahaan ini juga memiliki sertifikasi CE dan memiliki FDA 510K yang meningkatkan kekuatan perusahaan sebagai produsen perangkat medis kelas dunia. []

You may also like...