January 15, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Mayoritas Mengisi Job PRT, Hampir 58 Ribu Warga Jawa Tengah Menjadi PMI

2 min read

JAKARTA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Ahmad Aziz, mengungkapkan, sepanjang 2025, terdapat hampir 58 ribu warga Jateng yang menjadi pekerja migran Indonesia (PMI). Jumlah itu menurun karena pada 2024 ada lebih dari 66 ribu warga Jateng berangkat sebagai PMI.

“Untuk yang bekerja menjadi PMI ada 57.924,” ungkap Aziz ketika diwawancara soal jumlah PMI asal Jateng sepanjang 2025, Selasa (13/1/2026).

Dia menambahkan, jumlah PMI tersebut menggunakan data per 30 November 2025. Menurut Aziz, warga Jateng yang berangkat menjadi PMI pada 2025 mengalami penurunan dibandingkan 2024. Sebab Disnakertrans Jateng mencatat, terdapat 66.610 warga Jateng yang menjadi PMI pada 2024.

“Kalau kita bicara tenaga kerja, yang terserap di dalam negeri, khususnya di Jawa Tengah, berarti semakin banyak. Itu terkonfirmasi dengan TPT (tingkat pengangguran terbuka di Jateng) yang turun,” kata Aziz ketika ditanya soal faktor penyebab turunnya jumlah PMI asal Jateng.

Dia menerangkan, dari 57.924 warga Jateng yang menjadi PMI, sebanyak 33.948 di antaranya bekerja di sektor informal atau menjadi asisten rumah tangga. Sementara sisanya bekerja di sektor formal, antara lain pekerja pabrik, perawat, dan pegawai di bidang hospitalitas, seperti di restoran dan perhotelan.

Aziz mengungkapkan, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Singapura, Malaysia, Korea Selatan, dan Turki menjadi tujuan dari PMI Jateng. Taiwan dan Hong Kong menempati urutan teratas yang dikunjungi PMI Jateng pada 2025, masing-masing dengan angka 19.831 dan 17.951. “Hong Kong dan Taiwan itu lebih banyak yang di sektor rumah tangga atau domestic worker, sektor informal,” kata Aziz.

Sementara itu, Aziz mengungkapkan, dari 66.610 warga Jateng yang menjadi PMI pada 2024, sebanyak 29.693 di antaranya bekerja di sektor formal. Sementara sisanya, yakni 36.917 PMI, bekerja di sektor informal. Sama seperti 2025, Hong Kong, Taiwan, Malaysia, Korea, Selatan, Jepang, dan Singapura, menjadi pilihan tujuan PMI asal Jateng pada 2024. []

Sumber Republika

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply