June 23, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Memperbaiki dan Meningkatkan Mental Pegawainya, Begini yang Dilakukan Imigrasi

2 min read

SLEMAN-Kantor Imigrasi Kelas I TPI Yogyakarta menggelar kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada Selasa (02/04/2024) di The Jayakarta Hotel, Sleman. Kegiatan FGD ini dilaksanakan dalam rangka peningkatan kapasitas mental pegawai sebagai upaya pencegahan dan penatalaksanaan gangguan kesehatan jiwa.

Hadir sebagai peserta dalam kegiatan FGD adalah pejabat struktural serta jajaran pegawai di lingkungan Kanwil Kemenkumham DIY dan Kantor Imigrasi Yogyakarta. Inspektur Wilayah V Kemenkumham, Pria Wibawa, turut hadir dalam kegiatan peningkatan kapasitas pegawai tersebut.

Tema yang diangkat dalam kegiatan FGD peningkatan kapasitas pegawai ini adalah “Menggapai Derajat Taqwa dengan Sehat Jiwa.”

“Saya menilai kegiatan ini sangat baik untuk dilaksanakan guna meningkatkan kesehatan pegawai secara fisik, jiwa, sosial dan spritual. Terlebih di bulan suci Ramadan ini waktu yang tepat bagi umat muslim untuk memperdalam hubungan spiritual dengan Tuhan,” ucap Agung Rektono Seto selaku Kakanwil Kemenkumham DIY.

Hadir sebagai narasumber pada kegiatan tersebut adalah Widea Rossi Deswita, seorang dokter spesialis yang mendalami ilmu kesehatan jiwa dan perilaku.

Dalam pemaparannya Widea mengatakan bahwa depresi merupakan suatu gangguan mental dan kerap muncul tanpa pemicu yang jelas.

“Depresi tidak hilang dengan sendirinya, butuh penanganan medis untuk mengatasinya,” ujarnya.

Widea menuturkan ada beberapa gejala utama depresi diantaranya afek depresif, kehilangan minat dan kegembiraan, dan berkurangnya energi yang menuju meningkatnya keadaan mudah lelah dan menurunnya aktivitas.

“Saatnya mencari pertolongan jika sudah mengalami kecemasan dan ketakutan yang hebat, memiliki perilaku melukai diri sendiri atau mengalami perubahan perilaku,” ucapnya.

Widea menjelaskan ada beberapa upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan jiwa diantara seperti mendekatkan diri kepada Tuhan, olahraga, aktif bersosialisasi, mengelola stres dan cukup istirahat.

Kegiatan FGD ini diakhiri dengan sesi tanya jawab antar pegawai dengan narasumber kemudian ditutup dengan buka puasa bersama. []

Advertisement
Advertisement