June 23, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Mengenal Fitsula Vagina Alias Miss V Sering Kentut

2 min read

JAKARTA – Beberapa wanita mungkin pernah mengalami buang angin dari vaginanya. Buang angin pada vagina tak ada hubungannya dengan saluran pencernaan, kentut tersebut biasanya terjadi ketika udara terperangkap di lipatan vagina.

Dilansir dari Republika.com, pakar ginekologi Intima, dr Susanna Unsworth, mengatakan buang angin dari vagina berbeda dengan perut kembung yang timbul dari usus. Pasalnya udara yang terperangkap dilepaskan, bukan gas yang diproduksi di dalam usus itu sendiri.

Ini terjadi akibat udara yang didorong ke dalam vagina baik saat berhubungan seks atau aktivitas lain seperti olahraga.

“Akibatnya, udara ini tidak berbau, tapi masih bisa mengeluarkan suara saat dilepaskan,” ujar Unsworth.

Seberapa umum buang angin dari vagina? Menurut Cooper, sekitar 11 persen orang akan mengalami perut kembung di vagina seumur hidupnya. Berbagai penelitian menunjukkan angka ini lebih tinggi atau lebih rendah, meskipun survei yang dilaporkan sendiri menunjukkan bahwa faktor rasa malu dapat memengaruhi jawaban.

“Perbedaan panjang vagina, bentuk, dan juga kekuatan dasar panggul dapat berdampak pada kemungkinan mengalami buang angin dari vagina,” kata dr Unsworth.

Dilansir dari Health.grid.id, sebenarnya hal ini bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan, apalagi jika terjadi saat berhubungan seksual. Akan tetapi, wanita perlu melakukan konsultasi dengan dokter, jika kentut dari vagina tidak berhubungan dengan aktivitas seksual. Karena ini bisa jadi tanda fistula vagina.

Fistula vagina adalah saluran abnormal dan berlubang di antara organ intim dan organ perut atau panggul began dalam. Beberapa jenis fistula vagina yang dapat memicu terjadinya kentut, di antaranya rektovaginal, kolovaginal, vesicovaginal, enterovaginal, ereterovaginal, atau fistula urethrovaginal.

Selain kentut, fistula vagina juga menyebabkan wanita mengalami beberapa gejala seperti berikut ini:

 

  1. Adanya kotoran yang keluar bersama urin.
  2. Keputihan atau urin mengeluarkan aroma yang tidak sedap dan kuat.
  3. Sering mengalami infeksi saluran kemih.
  4. Mual, sakit perut, hingga diare.
  5. Merasa tidak nyaman di bagian dalam dan sekitar vagina, serta rectum.
  6. Terasa sakit saat berhubungan intim.

 

Itulah penyebab kentut dari vagina. Jika mengalami gejala fistula vagina, maka segera lakukan pemeriksaan ke dokter.  []

Advertisement
Advertisement