August 1, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Mengenal Kabut Otak dan Cara Mengatasinya

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

ApakabarOnline.com – Pernahkah anda tiba-tiba bingung dan lupa dengan apa yang akan dikerjakan saat telah sampai di dapur ? Apakah anda pernah tiba-tiba bingung dan lupa akan menuju kemana setelah anda berjalan meninggalkan pintu halaman rumah dan menyusuri jalan kampung ?

Pernahkah anda mengalami bingung dan lupa misalnya sesampai di pasar hendak berbelanja apa ?

Ahli kesehatan mental sepakat, menyebut kondisi tersebut dengan kabut otak atau brain frog.

Dalam perspektif psikologi kognitif, kabut otak adalah disfungsi kognitif yang dapat menyebabkan seseorang mengalami masalah ingatan, kurangnya kejernihan mental dan ketidakmampuan untuk fokus. Banyak yang sering mengabaikan kondisi ini. Namun, ketika kabut otak diabaikan, hal ini akan mengganggu kegiatan Anda sehari-hari.

Banyak orang mengabaikan kondisi ini dengan alasan mereka tidak sepenuhnya menyadari apa penyebab terjadinya kabut otak dan bagaimana cara untuk mengatasi hal ini. Penting untuk selalu Anda ingat bahwa jika otak tidak berfungsi sepenuhnya, hal tersebut akan sangat merugikan Anda.

Dihimpun dari berbagai sumber, kabut otak biasanya disebabkan oleh :

 

  1. Perubahan hormon

Kabut otak bisa dipicu oleh perubahan hormon. Kapan pun kadar progesteron dan estrogen meningkat, Anda mungkin akan mengalami gangguan kognitif jangka pendek dan ingatan Anda bisa jadi memburuk. Jika Anda sedang hamil atau menopause, maka Anda tidak boleh terlalu khawatir. Berfokuslah untuk tetap mempertahankan pola makan yang baik, dan juga tidur yang cukup.

 

  1. Pengobatan

Jika Anda sedang menjalani pengobatan, maka sangat normal jika Anda mengalami kabut otak. Anda mungkin melupakan beberapa hal, atau menjadi mudah bingung. Mungkin, Anda juga tidak dapat berkonsentrasi dengan cara yang sama seperti dulu. Kabut otak adalah efek samping yang sangat normal dari obat-obatan.

 

  1. Kurang tidur

Rata-rata, seseorang membutuhkan waktu tidur selama 8 hingga 9 jam. Jika Anda kurang tidur, maka hal tersebut dapat menyebabkan kabut otak. Banyak orang mengalami sulit tidur, namun hal tersebut dapat diatasi dengan cara sederhana seperti latihan pernapasan 4-7-8 yang merupakan teknik yang mengatur napas dan membantu Anda tertidur lebih cepat. Teknik lainnya adalah dengan mematikan lampu sebelum Anda tidur.

 

  1. Diet

Diet yang salah dapat menyebabkan seseorang justru menjadi tidak sehat. Salah satunya dikarenakan kekurangan vitamin yang paling umum seperti B12 dan hal ini dapat menyebabkan seseorang mengalami kabut otak. Kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan gangguan mental dan neurologis.

Makanan sehat pun ada yang dapat menyebabkan seseorang mengalami kabut otak. Karbohidrat olahan seperti gula akan mengirim kadar gula darah dan membuatnya menjadi meningkat. Hal tersebut akan menyebabkan kabut otak karena otak Anda menggunakan glukosa sebagai sumber utama bahan bakar dan begitu Anda menggunakan kemampuan otak, Anda akan menjadi bingung.

 

  1. Stres

Kebanyakan orang sadar akan bahaya yang dapat ditimbulkan dari stres. Di antaranya adalah seperti meningkatkan tekanan darah, memicu depresi dan terserang penyakit karena stres juga dapat memperlemah sistem kekebalan tubuh.

Stres dapat dicegah dengan mengikuti beberapa langkah sederhana. Jika Anda merasa tertekan, Anda harus menghindari kafein, alkohol dan nikotin. Apabila Anda berpikir bahwa kafein, alkohol maupun nikotin dapat membantu, hal itu sangat tidak benar. Anda dapat melakukan relaksasi seperti meditasi dan juga tidur yang cukup jika sedang merasa tertekan atau stres. []

Advertisement
Advertisement