September 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Menjadi Kawasan Paling Parah Terdampak Gempa, 1.285 Rumah di Kecamatan Ampel Gading Rusak Parah

1 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

MALANG – Sebanyak 1.285 rumah mengalami kerusakan di Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur, akibat dampak  gempa magnitudo 6,1 di Malang.

Akibat hal tersebut, Kecamatan Ampelgading dilaporkan menjadi wilayah terdampak gempa paling parah imbas gempa Malang.

Hal itu disampaikan langsung oleh Bupati Malang, M Sanusi, yang mengatakan bahwa Desa Wirotaman menjadi wilayah terparah di kecamatan tersebut.

“Terparah di Kecamatan Ampelgading, dari 33 kecamatan di Kabupaten Malang, itu yang terparah. Di Kecamatan Ampelgading, kerusakan parah terutama di Desa Wirotaman,” kata Sanusi, seperti dilansir Antara, Minggu (11/04/2021).

Sanusi mengatakan sejumlah elemen dan pemerintah sudah memberikan bantuan berupa uang dan bahan kebutuhan pokok.

Bahkan, Pemkab Malang juga telah menyediakan dapur umum di seluruh wilayah terdampak di Kabupaten Malang, termasuk menyiapkan tempat pengungsian di beberapa balai desa.

Sementara untuk bantuan pembangunan, saat ini masih dalam proses penghitungan. Bahkan, pemerintah pusat juga siap memberikan bantuan rehabilitasi rumah warga.

“Bantuan pembangunan masih dihitung, secara khusus, dari pengusaha dan perbankan sudah menyalurkan bantuan untuk menangani bangunan yang ambruk,” ujar Sanusi.

Tanda-Tanda itu Ada, Usai Gempa Malang, Pakar Ingatkan Potensi Gempa 8,7 SR dan Tsunami di Selatan Jawa

Sementara itu, Camat Ampelgading Achmad Sovie mengatakan bahwa desa yang mengalami kerusakan paling parah adalah Desa Wirotaman.

Tercatat, 117 unit rumah rusak berat, 119 rusak sedang dan 103 rusak ringan, dilaporkan satu orang meninggal dan empat orang luka dari desa tersebut.

Secara keseluruhan, jumlah korban meninggal di Kecamatan Ampelgading tiga orang. Selain di Desa Wirotaman, korban jiwa juga terjadi di Desa Sidorenggo dan Desa Tamanasri. []

Advertisement
Advertisement