August 3, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Menjadi Korban Penganiayaan Majikan, Begini Luka-Luka yang Diderita PMI Bernama Ina

2 min read
Feature Image Ina disiksa majikannya (Foto Istimewa)

Feature Image Ina disiksa majikannya (Foto Istimewa)

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Seorang pekerja rumah tangga asal Indonesia bernama Ina (28) dilaporkan telah menjadi korban penganiayaan oleh majikan laki-lakinya.

Mengutip Oriental Group, peristiwa tersebut terungkap setelah Ina menghubungi Asian Migrants’ Coordinating Body (AMCB) untuk meminta bantuan atas derita yang menimpa dirinya.

Sumber dari AMCB menyatakan, terdapat luka bekas penganiayaan yang dilakukan majikan dengan menggunakan pancing di tangan kaki serta dahinya.

Lebih lanjut dinyatakan, di majikan tersebut Ina bekerja dengan 3 PMI lainnya. Sejak pandemi corona melanda pada Februari 2020 silam, mereka mengeluh lantaran tidak diperbolehkan keluar rumah untuk berlibur.

Mereka bekerja di rumah majikan yang berlokasi di Ng Lau Road, Tuen Mun.

Namun demikian majikan mereka bebas keluar masuk pada akhir pekan, bahkan beberapa kali majikan mengundang teman-temannya dalam jumlah banyak untuk makan malam.

Disamping itu, majikan mengharuskan mereka bekerja dari pagi hingga lepas jam 12 malam.

Paspor dan kontrak kerja ditahan majikan sejak awal mereka datang dan bekerja.

Sedangkan Ina, bekerja dari pagi hingga sampai jam 4 pagi dan bertugas merawat 75 ekor anjing, 8 kura-kura, 8 akuarium ikan serta burung.

Jika sewaktu-waktu majikan merasa tidak puas dengan hasil pekerjaannya, Ina tidak diperbolehkan tidur dan terus menerima siksaan secara fisik dari majikannya.

Saat-saat terakhir sebelum dia mengadukan kasusnya ke AMCB, ina disuruh majikannya untuk memindahkan akuarium sendirian. Lantaran secara fisik tenaganya kutang kuat, akuarium tersebut jatuh kemudian pecah dan mengenai kaki Ina hingga mengalami luka robek.

Saat itu majikan yang mengetahui tidak segera mengirimnya ke rumah sakit untuk mendapat pengobatan. Baru keesokan harinya karena pendarahan tidak berhenti, Ina diantar ke klinik dekat rumah majikan.

Pihak Kepolisian menyatakan, telah menerima laporan perihal petaka yang menimpa Ina pada Kamis (24/06/2021) kemarin.

Polisi langsung mendatangi rumah majikan Ina dan mengevakuasi Ina ke Rumah Sakit Tuen Mun untuk mendapat perawatan.

Sampai dengan berita ini diturunkan, belum ada pihak-pihak tertentu yang ditangkap. Kasus ini dalam penanganan Kepolisian Distrik Tuen Mun. []

UPDATE

Majikan Ina Pelaku Penyiksaan Ditangkap

Advertisement
Advertisement