July 28, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Menjaring Calon PMI Berkualitas Dilakukan Sejak Mereka Masih Berstatus Pelajar

2 min read

JAKARTA – Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Lampung terus memperkuat literasi migrasi aman bagi generasi muda melalui kegiatan pembekalan Penguatan Kewiraan bagi siswa SMK Muhammadiyah 3 Metro, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan ini diikuti 15 (lima belas) siswa penerima bantuan Program Penguatan Akses Kerja Luar Negeri berupa pelatihan Bahasa Jepang hingga level N5 yang difasilitasi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Kegiatan yang berlangsung di Aula Gedung Revitalisasi SMK Muhammadiyah 3 Metro tersebut dibuka oleh Kepala SMK Muhammadiyah 3 Metro, Husein. Pembekalan dilaksanakan sebagai upaya membangun kesiapan peserta sebelum memasuki dunia kerja internasional, khususnya di Jepang.

Mewakili Kepala BP3MI Lampung, Andrew SB Gumay dan Muhamad Meidi hadir sebagai narasumber. Andrew menyampaikan materi Mekanisme Penempatan Kerja ke Luar Negeri, sedangkan Muhamad Meidi membawakan materi Program Magang di Jepang.

Pada sesi pertama, Andrew menjelaskan secara komprehensif mekanisme penempatan Pekerja Migran Indonesia yang aman dan sesuai prosedur. Materi meliputi tahapan menjadi Pekerja Migran Indonesia, pentingnya memilih jalur penempatan resmi, peran pemerintah dalam memberikan pelindungan, hingga hak dan kewajiban Pekerja Migran sebelum, selama, dan setelah bekerja di luar negeri.

Ia menekankan bahwa bekerja ke luar negeri tidak hanya membutuhkan kemampuan bahasa atau keterampilan teknis, tetapi juga pemahaman terhadap regulasi, kesiapan mental, serta kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja negara tujuan.

“Kesempatan bekerja di luar negeri terbuka lebar, namun harus ditempuh melalui jalur yang prosedural. Dengan memahami mekanisme penempatan sejak dini, adik-adik akan lebih siap menghadapi proses seleksi sekaligus terlindungi selama bekerja di luar negeri,” ujar Andrew.

Sementara itu, Muhamad Meidi memaparkan Program Magang di Jepang, mulai dari persyaratan peserta, tahapan seleksi, proses pelatihan, hingga gambaran kehidupan dan budaya kerja di Jepang.

Melalui sesi diskusi interaktif, para siswa antusias mengajukan pertanyaan seputar peluang kerja di Jepang, proses seleksi, kemampuan bahasa yang dibutuhkan, serta persiapan mengikuti program magang maupun bekerja di luar negeri.

Kepala SMK Muhammadiyah 3 Metro, Husein, mengapresiasi BP3MI Lampung atas dukungan pembekalan kepada para peserta program. Menurutnya, kolaborasi antara dunia pendidikan dan pemerintah penting untuk mencetak lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi, tetapi juga memahami prosedur dan aspek pelindungan ketika berkarier di luar negeri.

Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya berhasil menguasai kemampuan Bahasa Jepang hingga level N5, tetapi juga memiliki kesiapan mental, sikap kewiraan, serta pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme penempatan kerja dan program magang secara prosedural.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BP3MI Lampung dalam memperluas edukasi migrasi aman bagi generasi muda sekaligus mendukung terwujudnya sumber daya manusia Indonesia yang siap bersaing di pasar kerja global. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply