May 9, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Meski Tipis, Kasus Lokal Kembali Alami Kenaikan, Dua Kasus Impor Membawa Virus Corona Varian Eek

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Di posisi melandai, pertambahan kasus baru harian di Hong Kong baik dari klaster lokal maupun klaster impor sama-sama memiliki fluktuasi.

Seperti laporan harian kasus baru infeksi virus corona di Hong Kong hari ini (06/03/2021), angka kasus lokal mengalami kenaikan meskipun tipis. Namun demikian, secara keseluruhan, kasus impor masih lebih banyak jumlahnya dibanding kasus lokal.

Merilis data yang dipublikasikan Hong Kong Centre for Health Protection (CHP), dalam 24 jam belakangan, di Hong Kong telah ditemukan sebanyak 7 kasus baru positif terinfeksi virus corona.

7 kasus baru tersebut didapat dari 4 kasus impor dan 3 kasus lokal.

Pada 3 kasus lokal, seluruhnya diketahui tertular dari kasus sebelumnya, termasuk yang menimpa seorang bayi laki-laki berusia 12 hari.

Sedangkan pada 4 kasus impor didapat dari 3 pendatang asal India serta seorang pendatang asal Pakistan.

Pada3 pendatang asal India, 2 diantaranya membawa virus corona varian EK384 atau yang memiliki nama lain vuirus corona varian Eek, dan satunya lagi membawa virus corona varian UK6395.

Sedangkan seorang pendatang asal Pakistan diketahui membawa virus corona varian N501Y.

Hingga saat ini, jumlah seluruh kasus positif corona di Hong Kong telah mencapai 11.532 kasus dengan 205 kematian.

Jumlah pasien yang masih menjalani perawatan terpantau sebanyak 128 pasien dimana 6 diantaranya dalam kondisi kritis.

Sementara itu, di Indonesia, angka pertambahan kasus baru corona masih tinggi. Jadi, tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan agar terhindar dari penularan virus corona.

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Selasa (06/04/2021) ada tambahan 4.549 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.542.516 kasus positif corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 4.296 orang sehingga menjadi sebanyak 1.385.973 orang.

Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 162 orang menjadi sebanyak 41.977 orang.

Lantaran masih tingginya tambahan kasus positif corona, pemerintah meminta masyarakat memiliki tanggung jawab yang tinggi dan kolektif untuk mematuhi protokol kesehatan. Karena untuk menekan wabah corona, dimulai dari menekan angka penularan.

Untuk itu, pemerintah menekankan pentingnya perilaku 5M yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

Berdasarkan banyak penelitian, rajin mencuci tangan bisa menurunkan risiko penularan virus, termasuk virus Corona sebesar 35%.

Sementara memakai masker bisa mengurangi risiko penularan virus corona hingga 45% kalau memakai masker kain. Sementara kalau menggunakan masker medis, risiko penularan berkurang hingga 75%. []

 

Advertisement
Advertisement