August 8, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Meskipun Biaya Penerbangan Melambung Tinggi, Kenyataannya Semua Tiket Ludes Terbeli

2 min read

JAKARTA – Kenaikan harga tiket pesawat terasa hingga berkali-kali lipat, termasuk destinasi dari Jakarta ke luar negeri seperti Singapura. Namun, ternyata peminat melancong ke negara tersebut masih tinggi, bahkan sekelas travel agen pun harus bersaing ketat untuk mendapatkannya.

“Sampai Rp 20 juta juga. Herannya saya yang ke Singapura penuh aja, itu masalahnya. Sekarang tiket ke Singapura susah walau harga tinggi,” kata Wakil Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (ASITA) Budijanto Ardiansyah dinukil dari CNBC, Senin (18/07/22).

Tingginya minat bepergian karena mobilitas saat ini sudah semakin mudah, tidak ada pembatasan serta karantina setelah tiba dari luar negeri seperti beberapa waktu lalu. Dampaknya minat masyarakat bepergian ke luar negeri seperti Singapura dan negara lain juga tinggi.

“Jadi sekarang airline mengatur pasar bukan pasar yang mengatur mereka yang saya liat. Karena dengan harga tinggi, minat masyarakat untuk memakai transportasi udara ke Singapura masih tinggi, dan kota-kota lain di luar negeri. Semua, saya lihat rute-rute ke Eropa juga full, ke Amerika juga full,” sebut Budijanto.

“Selama masih ada demand, pasti akan tinggi harganya, jadi nggak melulu harga avtur aja, tapi demand yang juga tinggi,” lanjutnya.

Harga tiket Jakarta-Singapura sempat menyentuh belasan juta. Pada akhir pekan lalu, harga tiket bisnis untuk penerbangan langsung juga naik signifikan, dimana Batik Air mematok harga tiket Rp 8,9 juta, KLM Rp 10,2 juta, Singapore Airlines Rp 16,7 juta.

Sementara penerbangan ekonomi dibanderol dengan harga termurah Rp 3,4 juta menggunakan maskapai Scoot. Sementara Batik Air membanderol tiket Rp 3,7 juta, KLM Rp 4 juta, Jet Star Rp 4,2, Air Asia Rp 4,8 juta, Batik Air Rp 5,2 juta. []

Advertisement
Advertisement