January 20, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Muncul Virus Corona Baru yang Lebih “Ganas” di Inggris, Sejumlah Negara Menutup Pintu

2 min read
Prime Banner

JAKARTA – Kanada menjadi negara terbaru yang menangguhkan penerbangan dari Inggris menyusul penemuan varian baru Covid-19 di negara tersebut. Menurut pejabat kesehatan Inggris, varian baru itu menyebar lebih cepat dari sebelumnya.

Varian baru Covid-19 itu mendorong pemerintah Inggris untuk memberlakukan lockdown tingkat tertinggi (Tier 4) di London dan wilayah tenggara Inggris, serta memperketat pembatasan sosial di seluruh negara selama periode liburan Natal dan tahun baru.

Serangkaian larangan perjalanan yang diterapkan banyak negara telah menghambat perjalanan wisatawan Inggris ke sebagian besar Eropa dan bagian lain dunia.

Kanada mengumumkan akan melarang sebagian besar perjalanan penumpang dari Inggris mulai Minggu (20/12/2020), setidaknya selama 72 jam. Perdana Menteri Justin Trudeau mengonfirmasi pengumuman itu melalui sebuah twit yang mengatakan bahwa langkah itu dilakukan demi melindungi warga Kanada di seluruh negeri.

Di Amerika Selatan, Argentina, Chile, dan Kolombia semuanya menangguhkan penerbangan langsung ke dan dari Inggris. Ekuador juga mempertimbangkan penguatan langkah-langkah untuk mengendalikan penyebaran pandemik.

Kementerian Kesehatan dan Dalam Negeri Argentina menurut pernyataan bersama yang diterbitkan pada Minggu, menyebut negara tersebut hanya akan mengizinkan satu penerbangan lagi dari Inggris untuk mendarat di bandara internasional di Buenos Aires pada Senin (21/12/2020) pagi. Penerbangan selanjutnya semuanya telah dibatalkan.

Pun pemerintah Chile mengumumkan bahwa semua penerbangan ke dan dari Inggris akan ditangguhkan mulai Selasa (22/12/2020) dan bahwa wisatawan yang telah ke Inggris dalam 14 hari terakhir harus melakukan karantina mandiri.

Sementara Presiden Kolombia Ivan Duque juga menyatakan, seluruh penerbangan antara Kolombia dan Inggris akan ditangguhkan mulai Senin. Wisatawan yang pernah ke Inggris dalam 14 hari terakhir juga harus melakukan karantina mandiri saat memasuki Kolombia.

Pada Minggu, Prancis pun mengumumkan akan menangguhkan perjalanan ke dan dari Inggris selama 48 jam mulai tengah malam waktu setempat karena terdapat risiko kesehatan baru.

Sementara itu, Republik Irlandia melarang penerbangan dari Inggris pada Senin dan Selasa.

“Demi Kesehatan Masyarakat, orang-orang di Inggris, apa pun kebangsaannya, tidak boleh bepergian ke Irlandia, melalui udara atau laut,” pemerintah Irlandia mengumumkan dalam sebuah pernyataan.

Pada Minggu, Menteri Kesehatan Roberto Speranza mengatakan, Italia juga akan menangguhkan penerbangan ke dan dari Inggris, serta melarang masuknya siapa pun yang telah berada di Inggris dalam dua minggu terakhir,

Portugal hanya akan mengizinkan warga negaranya untuk tiba dengan penerbangan dari Inggris, dan mereka harus memiliki tes Covid-19 negatif.

Sementara itu, Perdana Menteri Belgia Alexander De Croo mengatakan bahwa Belgia akan memblokir pelancong dari Inggris selama 24 jam mulai Senin sebagai tindakan pencegahan.

Sedangkan Belanda dan Latvia masing-masing mengumumkan larangan terkait penerbangan yang datang dari Inggris, berlaku hingga tahun baru. Pemerintah Belanda, yang juga melarang penumpang feri yang datang dari Inggris, mengatakan varian Covid-19 yang sama telah terdeteksi di negaranya.

Lalu ada Estonia yang juga mengumumkan penangguhan lalu lintas udara dengan Inggris hingga akhir tahun. Disusul pemerintah Ceko memberlakukan karantina wajib selama 10 hari pada siapa pun yang datang dari Inggris mulai Minggu.

Turki melarang penerbangan dari Inggris, Afrika Selatan, Belanda, dan Denmark, menurut media pemerintah, Anadolu Agency. Sementara Israel melarang penerbangan masuk dari Inggris, Denmark dan Afrika Selatan, dan akan melarang warga negara asing dari negara-negara tersebut memasuki negara. []

Advertisement
Advertisement