February 14, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Otoritas Kesehatan Hong Kong Peringatkan Penyebaran Norovirus

2 min read

HONG KONG – Hong Kong’s Centre for Health Protection (CHP) dalam keterangan persnya kemarin (13/02/2026) melaporkan peningkatan tajam kasus keracunan makanan selama tiga minggu terakhir, memperingatkan bahwa puncak norovirus tahun ini datang sedikit lebih awal dari biasanya dan mendesak masyarakat untuk menghindari mengonsumsi tiram mentah.

Pusat tersebut mencatat 45 kasus keracunan makanan yang melibatkan 113 orang selama tiga minggu terakhir, peningkatan signifikan dari 15 kasus pada periode yang sama tahun lalu. Hampir 90 persen dari kasus-kasus terbaru tersebut terkait dengan infeksi norovirus.

Berbicara dalam sebuah program radio pada hari Jumat, Albert Au Ka-wing, kepala Cabang Penyakit Menular CHP, mengatakan bahwa aktivitas norovirus biasanya mencapai puncaknya antara Januari dan Maret, meskipun waktunya dapat bervariasi setiap tahun.

“Puncak tahun ini tampaknya datang sedikit lebih awal,” katanya.

Au menambahkan bahwa analisis genetik yang dilakukan oleh pusat tersebut menunjukkan bahwa strain norovirus yang beredar tahun ini sebagian besar mirip dengan yang terlihat pada tahun-tahun sebelumnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk mengonsumsi makanan yang dimasak hingga matang selama periode Tahun Baru Imlek. Masakan yang sudah dimasak sebelumnya, seperti poon choi tradisional, juga harus dipanaskan kembali hingga matang sebelum dikonsumsi.

Au mencatat bahwa norovirus sangat menular dan infeksi dapat terjadi melalui kontak dengan sedikit muntahan dari orang yang terinfeksi, lingkungan yang terkontaminasi, atau makanan yang tercemar. Dia mengatakan kasus keracunan makanan baru-baru ini melibatkan pasien yang mengonsumsi tiram mentah.

“Tiram mentah adalah makanan berisiko tinggi,” kata Au, menjelaskan bahwa tiram makan dengan menyaring sejumlah besar air laut. Jika air atau lingkungan budidaya tiram terkontaminasi, termasuk oleh limbah manusia yang terinfeksi, virus dapat menumpuk di organ dalam tiram dan menginfeksi konsumen.

Ia kembali mendesak masyarakat untuk memasak makanan hingga matang, terutama makanan laut.

Pusat tersebut juga melaporkan bahwa aktivitas gastroenteritis akut lokal telah meningkat sejak awal Januari. Sebanyak 38 wabah telah tercatat di lembaga dan sekolah, yang memengaruhi 294 orang, dengan sekitar tiga perempat kasus disebabkan oleh norovirus.

Mengenai influenza, Au mengatakan aktivitas flu lokal tetap berada pada tingkat rendah, tanpa tanda-tanda peningkatan atau puncak. Strain yang paling banyak beredar tetap influenza A (H3).

Ia mencatat bahwa musim flu musim dingin biasanya berlangsung dari Januari hingga Maret. Namun, aktivitas flu baru-baru ini meningkat lagi di Jepang dan Korea Selatan, di mana influenza B saat ini sedang beredar.

Dengan banyaknya warga Hong Kong yang bepergian selama periode liburan, Au mengatakan risiko kasus impor dapat meningkat dan pusat tersebut akan memantau situasi dengan cermat. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply