April 18, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Peduli Kesehatan Generasi Penerus, Mantan PMI Hong Kong Aktif Galakan Gerakan Cegah Stunting

2 min read

PONOROGO – Pengalaman selama bertatuh tahun hidup dan bekerja di Hong Kong membawa berbagai pengalaman baik tersendiri bagi banyak mantan pekerja migran Indonesia. Bahkan, banyak dari mereka mengadaptasi pengalaman baik tersebut dalam kehidupan sehari-hari di kampung halamannya setelah purna.

Salah satunya adalah Tri Wahyuni, combatan Negeri Beton tahun 2010 ini sejak kali pertama berstatus purna sampai saat ini terus aktif dalam berbagai kegiatan, baik sosial kemasyarakatan , kegiatan sesama purna migran, bahkan kegiatan untuk meningkatkan kapasitas SDMnya dengan bergabung menjadi mahasiswa pada sebuah perguruan tinggi di Indonesia.

Bertemu ApakabarOnline pada Rabu ( 05/03/2024) kemarin, ibu dua anak ini menuturkan aktifitas sosial kemasyarakatan yang saat ini tengah getol dilakukan di kampung halamannya, yakni gerakan mencegah stunting.

Didukung dengan status mahasiswi di Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta, serta jaringan dilingkungan desanya seperti pemerintah desa, maupun pegiat lainnya, Tri secara khusus berkegiatan dalam gerakan mencegah stunting sejak tahun 2021.

Hal tersebut dia lakukan setelah mengamati kondisi di lingkungan tempat tinggalnya, dimana kesadaran masyarakat yang berpotensi menjadi penyebab stunting pada anak cukup banyak.

Perkawinan dini, jarak kehamilan, usia saat hamil, bahkan pola hidup yang terlihat, melecutkan langkah Tri untuk berperan mengatasinya.

Memasuki tahun ketiga, secara demografis, Tri telah memegang datanya. Hal tersebut memudahkan dia dan pegiat lain yang senafas dalam melakukan penanganan, mulai dari yang bersifat edukatif dengan penyuluhan penyuluhan, hingga pemberian bantuan nutrisi tambahan.

Gayung bersambut, kegiatan yang awalnya dialakukan sendiri tersebut semakin lama semakin mendapat banyak dukungan pihak pihak terkait, terutama setelah Tri mendapat support dari civitas akademik Institut Teknologi dan Bisnis Ahmad Dahlan Jakarta.

Berbagai kesulitas yang dulu dia hadapi seperti luasnya wilayah, minimnya dukungan struktural, dukungan finansial, kini telah teratasi dan gerakan mencegah stunting di desa Kupuk Kecamatan Bungkal Kabupaten Ponorogo yang dia motori, saat ini menjadi salah satu program yang didukung dan dilakukan secara masif di desa tersebut.

Berbagai bentuk aktifitas kongkrit  yang dia lakukan, tersusun melalui program kegiatan yang selama ini berjalan, yakni :

 

  1. Pendataan Remaja putri dan pemberian Fe bagi remaja putri
  2. Pendampingan Calon Pengantin agar siap hamil sehat
  3. Pendampingan Ibu hamil dan Ibu menyusui
  4. Pemantauan balita.

 

“Semua kegiatanberjalan baikkarena koordinasi yang optimal dengan bidan Desa Kupuk Nurti Suliya A.Md.Keb. dan juga Ketua Penggerak PKK Desa Kupuk, Ibu Sunarti.” pungkasnya. []

Advertisement
Advertisement