Pekerja Rumah Tangga Asing yang Mengasuh Kakek dan atau Nenek Berpotensi Melemahkan Ikatan Keluarga Tradisional
1 min read
HONG KONG – Seiring dengan penuaan penduduk Hong Kong yang termasuk paling cepat di dunia, permintaan akan perawatan lansia keluarga meningkat setiap hari.
Untuk memahami tanggung jawab dan peran yang diemban oleh cucu dalam merawat kakek-nenek mereka, Institut Studi Penuaan Asia-Pasifik (APIAS) di Universitas Lingnan melakukan studi wawancara mendalam, yang menunjukkan bahwa pengalaman diasuh oleh kakek-nenek di masa kecil merupakan alasan utama mengapa cucu bersedia mengambil tanggung jawab yang sama untuk kakek-nenek mereka sendiri; motivasi utama lainnya adalah keinginan untuk meringankan beban orang tua mereka.
Namun, studi ini menyoroti dilema umum yang dihadapi oleh cucu yang bertindak sebagai pengasuh: kurangnya pengetahuan dan keterampilan keperawatan.
Selain itu, karena semakin banyak keluarga yang mempekerjakan pembantu rumah tangga asing untuk pengasuhan anak, pergeseran model pengasuhan ini dapat melemahkan peran tradisional kakek-nenek, yang pada gilirannya dapat memengaruhi jaringan dukungan perawatan lansia antar generasi jangka panjang.
Temuan-temuan ini telah dipublikasikan di jurnal akademik internasional terkemuka, International Journal of Social Welfare . []
