June 18, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Pemerintah Siap Menyisir Lulusan SMK Agar Mau Menjadi PMI

2 min read

JAKARTA – Pemerintah melalui Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Banten resmi ditunjuk sebagai proyek percontohan (pilot project) untuk pelaksanaan Program SMK Go Global. Penunjukan dan sosialisasi ini disampaikan dalam rangkaian kegiatan kunjungan kerja resmi jajaran pimpinan tinggi pusat Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) yang digelar langsung di Kantor BP3MI Banten, Serang, pada Senin (15/06/2026).

Langkah strategis ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menyiapkan suplai tenaga kerja yang kompeten guna memenuhi target penempatan 500 ribu Pekerja Migran Indonesia di sektor formal global.

Dalam kegiatan tersebut, Direktur Jenderal Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja (Dirjen P3KLN) KP2MI, Dwi Setiawan Susanto bersama jajaran pimpinan tinggi pusat lainnya memperkenalkan sistem E-Vokasi. Sistem ini dirancang sebagai wadah integrasi bagi seluruh lembaga vokasi di Indonesia untuk menyampaikan profil lembaga, program pelatihan, hingga kapasitas yang dimiliki. Kedepannya, seluruh lembaga vokasi yang ingin bekerja sama sebagai mitra dalam program SMK Go Global diwajibkan untuk terdaftar dan terverifikasi di dalam sistem E-Vokasi ini.

Menanggapi penunjukan tersebut, Kepala BP3MI Banten, Ponco Indriyo, menyatakan kesiapan penuh jajarannya untuk mengawal program ini agar berjalan secara optimal di wilayah Banten.

“Kami menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada BP3MI Banten sebagai pilot project program SMK Go Global. Sebagai langkah awal dan konkret, kami akan segera melakukan pendataan suplai tenaga kerja secara lebih spesifik dan detail. Fokus utama kami adalah menyisir masyarakat, khususnya para lulusan SMK di wilayah Banten, yang memiliki minat dan potensi besar untuk bekerja ke luar negeri. Mereka akan menjadi kandidat utama yang diprioritaskan dalam pelatihan program ini, ” ujar Ponco.

Melalui pendataan yang akurat dan integrasi dengan sistem E-Vokasi, BP3MI Banten optimis dapat mencetak lulusan SMK yang tidak hanya kompeten dan berdaya saing tinggi, tetapi juga siap mengisi peluang kerja formal di kancah internasional demi mendukung target besar penempatan pekerja migran Indonesia. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply