April 16, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Penggunaan Vaksin Pfizer di Hong Kong dan Makau Dihentikan

1 min read

A sign is seen outside a vaccination centre after Hong Kong temporarily suspended coronavirus disease (COVID-19) vaccine from a single batch of Pfizer/BioNTech shots due to packaging defects, in Hong Kong, China March 24, 2021. REUTERS/Tyrone Siu

Informasi Pendaftaran Pemilih

HONG KONG – Otoritas Kesehatan Hong Kong dan Makau menangguhkan penggunaan vaksin corona dari perusahaan AS dan Jerman, Pfizer/BioNTech. Hal ini ditegaskan dua wilayah otonomi khusus China itu, Rabu (24/03/2021).

Ini terjadi setelah ada masalah pada pengemasan botol vaksin. Botol dengan nomor lot 210102 ditemukan memiliki kemasan yang rusak.

“Demi pencegahan, vaksinasi saat ini harus ditangguhkan selama masa penyelidikan,” kata pemerintah Hong Kong dalam sebuah pernyataan dikutip dari AFP.

“Vaksinasi dengan produk terkait harus ditangguhkan,” kata pemerintah Makau.

Kedua kota itu juga sudah menghubungi Raksasa farmasi China, Shanghai Fosun. Fosun menjadi perusahaan yang mendistribusikan vaksin ini.

Pernyataan dari Hong Kong dan Makau tidak memberikan perincian tentang bagaimana kerusakan bisa terjadi. Tetapi menekankan bahwa ini mungkin tidak mempengaruhi masalah keamanan vaksin.

Meski begitu, pihak berwenang mengaku akan bertindak hati-hati. Beberapa warga Hong Kong, di media sosial juga mengatakan janji vaksinasi mereka batal dengan sejumlah pusat kesehatan.

Walau merupakan kota yang terkenal padat, Hong Kong telah menjaga infeksi tetap rendah berkat beberapa tindakan karantina. Hong Kong mencatat hanya 11.000 infeksi dan 200 kematian sejak pandemi dimulai.

Hal yang sama juga terjadi di Makau. Saat awal corona terjadi, otoritas telah menutup pusat hiburan dan kasino untuk menekan penyebaran.[]

 

 

 

Advertisement
Advertisement