August 12, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Perilaku Masyarakat Bergeser, Mesin ATM Semakin Sepi Pengguna

1 min read
Mesin ATM (Ilustrasi Foto Istimewa)

Mesin ATM (Ilustrasi Foto Istimewa)

JAKARTA –  Kebiasaan para nasabah bank dalam bertransaksi kini makin berubah. Data terkini Bank Indonesia (BI) mengatakan, kini masyarakat makin memilih transaksi secara daring dibanding mendatangi anjungan tunai mandiri (ATM).

Gubernur BI Perry Warjiyo mengemukakan transaksi ekonomi dan keuangan digital terus berkembang pesat seiring meningkatnya penerimaan dan preferensi masyarakat.

“[Terutama] dalam berbelanja daring, perluasan dan kemudahan sistem pembayaran digital serta akselerasi digital banking,” kata Perry, dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

Data bank sentral per Januari 2022, nilai transaksi uang elektronik tumbuh 66,65% secara tahunan mencapai Rp 34,6 triliun. Sementara itu, nilai transaksi digital banking meningkat 62,82% secara tahunan menjadi 4.314,3 triliun.

Merujuk pada data bank sentral, nilai transaksi pembayaran menggunakan ATM, kartu debit dan kartu kredit memang masih mengalami pertumbuhan, namun tidak sebesar transaksi digital.

“[Transaksi pembayaran menggunakan kartu ATM, debet dan kredit] tumbuh 14,39% yoy menjadi Rp 711,2 triliun,” jelasnya.

Selain itu, BI juga mencatat bahwa transaksi melalui QRIS terus meningkat sejalan dengan penerimaan masyarakat baik secara nominal maupun volume masing-masing 290% yoy dan 326% yoy.

“Bank Indonesia terus mendorong inovasi sistem pembayaran serta menjaga kelancaran dan keandalan sistem pembayaran,” kata Perry. []

 

Advertisement
Advertisement