August 1, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Perselingkuhan, Kecanduan Judi, Tiga Perempuan di Tai Po Kehilangan Nyawa

2 min read
Kolase foto insiden kekerasan dan pembakaran flat menewaskan tiga nyawa (Foto HK01)

Kolase foto insiden kekerasan dan pembakaran flat menewaskan tiga nyawa (Foto HK01)

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Dini hari (13/-7/2021), warga Heung Sze Wui Square Tai Po dibuat gaduh, setelah sebuah flat di kawasan tersebut mengeluarkan kobaran api dan hembusan asap sedangkan beberapa saat sebelumnya, suara gaduh dari flat yang terbakar terdengar beberapa tetangga.

Tak lama kemudian regu pemadam kebakaran yang datang mengevakuasi tiga perempuan dalam keadaan tak bergerak.

Peristiwa tersebut ternyata bersumber dari perselisihan sebuah rumah tangga yang berujung pada kekerasan fisik.

Mengutip pemberitaan berbagai media lokal Hong Kong, perselisihan seorang pria berusia 62 tahun dan wanita berusia 42 tahun berakibat menewaskan 3 nyawa, yakni perempuan 42 tahun berikut dua orang anak perempuannya yang masih berusia 13 tahun dan 8 tahun.

Insiden tersebut terjadi sekira jam 01:50 dini hari tadi. Polisi dan pemadam kebakaran menerima laporan dari tetangga flat yang mengetahui keributan hingga melihat kobaran api.

Salah satu tetangga berusaha memberi pertolongan dengan mendobrak pintu flat dan menemukan tiga perempuan (ibu dan anak telah dalam keadaan tidak sadarkan diri).

Pasukan pemadam kebakaran yang datang ke lokasi tak lama berselang langsung mengevakuasi ketiganya dan melarikan ke rumah sakit Prince of Wales.

Namun nyawa ketiganya tidak tertolong. Kedua anak perempuan tersebut dinyatakan meninggal dunia pada pukul 03:36. Sedangkan ibunya, perempuan berusia 42 tahun dinyatakan meninggal pada pukul 03:27.

Ketiga korban meninggal, disamping mengalami luka bakar juga kedapatan mengalami luka-luka tusukan benda tajam di tubuh mereka.

Perempuan, ibu kedua anak tersebut mengalami 40 luka tusukan. Sedangkan kedua anak perempuan tersebut masing-masing mengalami 5 dan 3 luka tusukan.

Pria pelaku pembakaran saat ini dinyatakan dalam kondisi kritis.

Ayah biologis dari kedua anak perempuan tersebut bukanlah pria berusia 62 tahun yang saat ini menjadi kekasih ibunya.

Pria berusia 62 tahun dan perempuan berusia 42 tahun merupakan pasangan kekasih yang bertemu sejak tahun 2017. Saat mereka bertemu, perempuan tersebut berstatus janda dengan dua anak.

 

Kecanduan Judi dan Perselingkuhan

Mengutip HK01, peristiwa perselisihan tersebut bermula dari dugaan adanya perselingkuhan dan kecanduan judi.

Perempuan berusia 42 tahun yang disebut bernama Fang Fang bertemu dengan kekasihnya yang berusia 62 tahun yang disebut bernama Yao Nan di sebuah meja judi.

Fang Fang yang terbelit hutang bertemu dengan Yao Nan pada tahun 2017. Keduanya kemudian menjalin hubungan.

Yao Nan menebus hutang Fang Fang dan kemudian membawa Fang Fang berikut kedua putrinya ke sebuah flat sharing room yang saat ini menjadi TKP peristiwa berdarah tersebut.

Namun kebaikan dan ketulusan Yao Nan dibalas dengan perselingkuhan serta penghambur-hamburan uang oleh Fang Fang.

Fang Fang yang tetap kecanduan judi serta berselingkuh dengan beberapa pria lainnya lama kelamaan diketahui oleh Yao Nan.

Tak sanggup menahan emosi, perselisihan meledak hingga akhirnya Yao Nan yang telah dikuasai amarah melakukan kekerasan terhadap Fang Fang berikut kedua putrinya hingga ketiganya saat ini telah kehilangan nyawa.

Kasus inisedang dalam penanganan Kepolisian Distrik Tai Po. []

 

Advertisement
Advertisement