October 17, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Petani Porang Desa Klangon Saradan Ingin Dibangun Pabrik Pengolahan untuk Tingkatkan Nilai Jual

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

 

MADIUN – Desa Klangon, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun merupakan salah satu desa yang menjadi centra tamanan porang, sebuah tanaman unggulan yang saat ini memiliki nilai jual tinggi ke luar negeri.

Beberapa waktu yang lalu, Menteri PMI dan Menteri Pertanian mengunjungi desa tersebut dalam sebuah seremonial panen porang.

Kepala Desa  (Kades) Klangon, Saradan, Madiun Didik Kuswandi menceritakan , komoditi porang di Klangon telah di ekspor keluar negeri seperti Jepang, Vietnam, Tiongkok dan Australia. Namun sangat disayangkan, jika porang hanya untuk dijual keluar negeri berbentuk bahan mentah.

Petani Desa Klangon Saradan Kabupaten Madiun ingin menpunyai pabrik pengolahan umbi porang. Dengan mempunyai pabrik untuk pegolahan porang dari bahan mentah menjadi barang setengah jadi dan bahan jadi akan mendapatkan inilau tambah yang cukup besar dika diekspor.

Karena setelah dijual keluar negeri, sebagaian hasil porang ini diolah dan diproduksi menjadi barang jadi diluar negeri dan hasil produksi itu dijual kembali ke Indonesia. “Ini sangat disayangkan kata Kades Klangon Didik Kuswandi,” kata Didik, Jumat (25/06/2021).

“Padahal bahan bakunya dari porang yang ada di klangon, jadi kita ingin bagaimana kedepan para petani porang didesanya mempunyai pabrik pengolahan porang dari bahan mentah menjadi barang setengan jadi dan barang jadi,” tutur Kades Klangon Didik

Karena dengan bisa mengolah sendiri porang ini supaya bisa memberi nilai tambah bagi kemakmuran dan kesejahteraan warga desanya  Ini sebuah tantangan bagi masyarakat desa Klangon Saradan Madiun khususnya dan Jawa Timur. Sehingga perlu ada langkah agar suatu desa juga bisa memiliki nilai tambah dengan memproduksi komiditi yang menjadi unggulannya.

“Petani  jangan hanya menanam saja, tetapi harus bisa mengolahnya jika dijual produk dari tanaman itu dapat nilai tambah yang lebih besar,” ungkapnya.

Potensi besar didesanya itu adalah porang, tanaman tersebut merupakan sejenis umbi-umbian yang bermanfaat untuk digunakan sebagai bahan baku tepung, kosmetik, penjernih air, makanan, mie dan juga untuk pembuatan lem dan “jelly” yang beberapa tahun terakhir telah diekspor ke Jepang dan Tiongkok

“Saya sebagai kepala desa  berharap Pemprov Jawa Timur bisa membantunya untuk mencarikan investor pabrik pengolahan umbi porang.  Sehingga dengan porang olahan jika diekspor akan mendapatkan nilai tambah yang tinggi dan bisa seningkatkan lagi kesejahteraan masyarakat desa Klangon dan Sekitarnya,” pungkasnya.  []

Advertisement
Advertisement