December 10, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

“Ratu Tega”, Wanita yang Pinter “Macak” Ini Dipolisikan Oleh 12 Mantannya

2 min read

ApakabarOnline.com – Sepandai-pandai tupai melompat, akhirnya ada titik yang membuatnya jatuh juga. Serapat-rapat bangkai ditutupi, akhirnya bau busuk tertebar ke indera penckiuman banyak orang.

Sandiwara yang dilakukan oleh perempuan berparas cantik ini berakhir di pengadilan, setelah 12 orang korbannya mengadukan ke Kepolisian. Kedok “macak” berasal dari keluarga kaya, untuk memuluskan modusnya menjadi ratu tegaakhirnya terbongkar dalam catatan penyidikan dan setumpuk fakta-fakta yang memperkuat pembuktian.

Adalah Jariyaporn Buayai namanya. Perempuan kelahiran tahun 1987 asal Thailand ini sampai berhasil menikah dengan 12 laki-laki dalam kurun waktu enam tahun dengan pria yang berbeda-beda.

Sayangnya, semua pernikahan itu tidak ada yang bertahan selama bahkan hanya hitungan hari. Tak hanya itu, semua lelaki yang ia nikahi dikabarkan “kapok” dan tak mau lagi berurusan dengannya.

Dilansir dari National Thailand, Jariyaporn diduga melakukan tindakan penipuan terhadap para mantan suaminya. Setidaknya, uang tunai yang berhasil dikantongi Jariyaporn berkisar antara Rp800 juta hingga Rp1,2 miliar dari 12 kali pernikahannya yang seumur jagung tersebut.

Pengacara Thailand, Songkran Achariyasap yang mewakili 7 dari 12 mantan suami Jariyaporn, pun menyebut bahwa sebagian dari uang tersebut merupakan mas kawin pernikahan.

Menurut penyelidikan pihak yang berwajib, Jariyaporn kabur begitu saja dengan membawa mas kawinnya selesai pernikahan. Aksi ini telah dilakukannya sejak 2011 silam.

Tak melulu berpusat di satu kota, namun Jariyaporn juga memilih berbagai tempat yang berbeda untuk melangsungkan pernikahannya, mulai dari Yasothon, Udon Thani, Pathum Thani, juga Prachuap Khiri Khan.

Menurut keterangan para korban, Jariyaporn Buayai melancarkan aksinya melalui Facebook. Ia mencari korban melalui dunia maya dan mulai mengajak untuk berkencan. Jariyaporn kemudian meyakinkan korban untuk dinikahi.

Demi membuat korban semakin terpincut, Jariyaporn juga mengaku menjalankan bisnis keluarga di bidang agrobisnis. Ia pun menuturkan pada korban bahwa ingin memiliki suami yang dapat meneruskan bisnisnya tersebut.

Dalam beberapa kasus, Jariyaporn bahkan mendesak korban untuk menikahinya lantaran mengaku sudah hamil duluan.

Memiliki paras yang cukup cantik serta latar belakang ekonomi yang mumpuni, membuat para korban pun dengan mudah terhasut.

Nyatanya, Jariyaporn malah membawa lari mahar pernikahan setelah malam pertama, dan menghilang begitu saja bak ditelan bumi. Kini, Jariyaporn telah tertangkap oleh pihak kepolisian Thailand. Kasusnya sedang diproses untuk penuntutan di pengadilan. []

Advertisement
Advertisement