Satu Lagi Pasien Corona Episentrum Seminar Bogor Meninggal Dunia di Solo, dari Rumah Sakit, Jenazah Langsung Dibawa Masuk Liang Lahat

Feature Image Satu Lagi Pasien Corona Episentrum Seminar Bogor Meninggal Dunia di Solo, dari Rumah Sakit, Jenazah Langsung Dibawa Masuk Liang Lahat (foto Istimewa)
Feature Image Satu Lagi Pasien Corona Episentrum Seminar Bogor Meninggal Dunia di Solo, dari Rumah Sakit, Jenazah Langsung Dibawa Masuk Liang Lahat (foto Istimewa)
Prime Banner

SOLO – Warga Kelurahan Kadipiro yang tinggal di Kelurahan Mojosongo Kota Solo penderita infeksi virus corona episentrum seminar di Bogor dilaporkan telah meninggal dunia kemarin (24/03/2020) sekira pukul 17:00 di Rumah Sakit dr Moewardi Solo.

Kabar tersebut dibenarkan lurah Mojosongo, Winarto.

“Betul informasinya meninggal 17.00 WIB kemarin. Dia bukan orang Mojosongo tapi tinggal di sini,” kata Winarto.

Menurut Winarto, jenazah rencananya akan langsung dimakamkan malam hari. Namun pihak keluarga kesulitan mencari tempat pemakaman. Salah satu Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Solo tak bisa dihubungi karena sudah tutup.

“Akhirnya ada TPU lain yang bisa kita hubungi. Tapi proses penggalian baru bisa dilaksanakan jam 05.00 WIB pagi tadi,” katanya.

Ia menambahkan jenazah akan langsung dibawa dari rumah sakit ke liang lahat Tempat Pemakaman Umum (TPU). Proses pemakaman dilaksanakan tanpa disemayamkan di rumah duka.

“Tidak ada prosesi dalam bentuk apapun di lingkungan kami. Dari kamar mayat langsung ke TPU,” katanya.

Hingga saat ini, tercatat ada 6 pasien positif di RSUD dr Moewardi. T merupakan pasien positif corona di RS yang meninggal dunia. Sebelumnya, pasien inisial TS (59) warga Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

Berikutnya, pasien positif inisial S (43) asal Kelurahan Jatipurno, Kecamatan Slogohimo, Kabupaten Wonogiri meninggal 18 Maret.

Tiga pasien tersebut memiliki riwayat yang sama di episentrum seminar di Bogor akhir Februari kemarin.

Sampai saat berita ini diturunkan, data yang dirilis ApakabarOnline.com dari Media Centre Infeksi Emerging Kementrian Kesehatan menunjukkan virus corona telah menginfeksi 686 orang dan menghilangkan nyawa 55 orang di Indonesia. Di tingkat dunia, sampai saat ini virus corona telah membuat 373.757 oraqng terinfeksi dan menewaskan 16.231 orang. []

You may also like...