November 24, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Selama 200 Hari Berturut-Turut, Taiwan Zero Kasus Corona, Bagaimana Caranya ?

2 min read
Prime Banner

HONG KONG –  Disaat banyak negara di berbagai belahan dunia berjibaku berperang dengan pandemi corona, Taiwan memperlihatkan keberhasilannya dalam mengendalikan pandemi virus corona (Covid-19) saat negara-negara di belahan dunia lain masih dihantam kasus baru. Negara kecil ini berhasil memecahkan rekor dengan 200 hari tanpa kasus baru.

Pusat Pengendalian Penyakit (CDC) Taiwan terakhir melaporkan kasus domestik pada 12 April. Pejabat CDC berterima kasih kepada publik karena telah berperan dalam mencapai tonggak sejarah tersebut, sambil tetap meminta masyarakat untuk terus mengenakan masker dan sering mencuci tangan.

Meskipun tampaknya telah menghentikan penularan di dalam negeri, tetapi Taiwan terus mencatat kasus baru pada orang yang datang dari luar negeri. Pihak berwenang menerima pemberitahuan dari otoritas kesehatan Jepang dan Thailand pada Rabu (28/10/2020), bahwa tiga orang yang baru saja meninggalkan negara itu dinyatakan positif.

Mengutip The Guardian, pemerintah Taiwan memang bertindak lebih awal untuk menghentikan penyebaran penyakit. Salah satunya dengan melakukan pengendalian yang ketat, termasuk karantina dua minggu bagi siapa pun yang masuk ke wilayahnya. Selain itu Taiwan juga memiliki sumber daya untuk melakukan pengujian dan pelacakan.

Pada 31 Desember 2019, Taiwan langsung melakukan pemeriksaan terhadap para pelancong yang datang dari Wuhan, China. Dari sana, otoritas kesehatan Taiwan melaporkan ke Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) jika mereka menemukan dan menangani kasus pneumonia virus yang tidak diketahui asalnya.

Taiwan sangat terbantu karena negara tersebut memiliki persiapan yang ekstensif dan mutakhir atas virus SARS, tanggapan pemerintah yang sigap, serta sistem kesehatan masyarakat yang sangat baik.

Keberhasilan Taiwan adalah pengingat di depan pintu China bahwa negara-negara demokrasi yang mengambil tindakan tegas juga mampu mengendalikan penyakit.

Pada 20 Januari, pemerintah secara resmi memprakarsai Pusat Komando Epidemi Pusat untuk mengkoordinasikan tanggapannya antara berbagai departemen dan cabang, sebelum China mengunci kota Wuhan.

Kini Taiwan hanya mencatat adanya 553 kasus Covid-19, dengan 7 kasus kematian sejak munculnya pandemi. Taiwan lebih sukses dibandingkan Selandia Baru dan Vietnam. []

Advertisement