July 3, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Selisih Tipis, Berikut Update Situasi Pandemi di Hong Kong dan Indonesia Per 20 Mei 2022

2 min read
Dr. Albert Au dari Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) (Foto HK01)

Dr. Albert Au dari Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) (Foto HK01)

HONG KONG – Fluktuasi penambahan angka kasus baru harian masih terus terjadi. Dan masih seperti sebelumnya, fluktuasi yang terjadi tidak sampai mengakibatkan lonjakan kasus yang cukup tinggi dibanding dengan dua bulan sebelumnya.

Di Hong Kong, Dr. Albert Au dari Hong Kong Centre for Health Protection (CHP) sore hari ini dalam konferensi persnya mengumumkan, dalam 24 jam belakangan di Hong Kong kembali ditemukan sebanyak 243 kasus baru. Dari jumlah tersebut, didapat sebanyak 16 kasus baru bersumber dari klaster impor yang dibawa pelaku perjalanan dari berbagai negara.

Disamping itu, Hong Kong hari ini juga mengumumkan penambahan angka kematian akibat terpapar virus corona yang terjadi dalam 24 jam belakangan sebanyak 4 kasus.

Hingga saat ini, jumlah seluruh kasus positif corona di Hong kong telah mencapai 1,197,300 kasus dengan 9,157 kematian.

Jumlah pasien yang masih menjalani perawatan tercatat sebanyak 553 pasien dan secara medis seluruh pasien dilaporkan dalam kondisi stabil.

Sementara itu, di Indonesia, pasien positif Covid-19 bertambah 250 orang per 20 Mei 2022. Dengan tambahan tersebut, saat ini total kasus Covid-19 di Indonesia telah mencapai 6.052.100.Adapun sebanyak 5.891.872 pasien dinyatakan telah sembuh dan 156.513 orang meninggal dunia.

Pemerintah menghimbau masyarakat untuk lebih aktif menerapkan protokol kesehatan seiring meningkatnya laju penyebaran varian Omicron di Indonesia. Dengan adanya varian tersebut, penyebaran Covid-19 di Indonesia dikhawatirkan semakin meluas dan sulit dibendung. Padahal disebagian besar wilayah awal tahun ini, positive rate tercatat telah menurun.

Sebelumnya, penyebaran Covid-19 gelombang pertama tahun lalu, penambahan kasus harian terbanyak tercatat pada 15 Juli 2021 yakni 56.757 kasus. Dengan masuknya varian Omicron, rekor ini kemudian telah terpecahkan dua kali pada Februari dengan angka penambahan 57.049 kasus pada tanggal 15 Februari dan 64.718 kasus pada tanggal 16 Februari. []

Advertisement
Advertisement