May 26, 2024

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Semakin Malam, Markas Besar Kepolisian Hong kong Dikepung Lebih dari 10.000 Masa

2 min read

HONG KONG – Sepanjang hari, setelah beberapa aset vital di Hong Kong diduduki warga yang melakukan aksi menentang RUU Ekstradisi, seperti Kantor Pusat Pemerintahan Hong Kong, Kantor Pusat Pajak, Kantor Imigrasi, hingga malam ini, area markas besar Kepolisian Hong Kong masih dalam kepungan sepuluhan ribu masa.

Sebagai tindak lanjut dari aksi sebelumnya, masa kali ini bukan hanya menuntut mencabut RUU Ekstradisi saja, namun lebih lanjut dari turunan masalah selama aksi beberapa kali berlangsung, konflik yang terjadi antara masa dengan aparat serta sikap pimpinan Hong kong yang mengumumkan akan menunda pembahasan RUU Ekstradisi menjadi pemicu protes lanjutan hingga meluas bukan hanya secara wilayah saja, melainkan juga pada subtansi yang dituntut warga.

Beberapa hari terakhir hingga malam ini, warga selain menuntut mencabut RUU Ekstradisi, juga menyuarakan tuntutan agar Kepala Kepolisian diminta mundur lantaran dianggap tidak mampu menangani warga yang melakukan aksi sepekan sebelumnya hingga mengakibatkan banyaknya warga terluka serta penangkapan mereka-mereka baik yang tidak terluka maupun yang terluka dan mendapat perawatan di rumah sakit.

Humas Markas Besar Kepolisian Hong Kong petang tadi sempat menyampaikan siaran pers meminta agar masa segera membubarkan diri lantaran dianggap telah menjadi penghambat layanan setidaknya 43 kali panggilan darurat.

Dalam pantaun ApakabarOnline.com, belum ada tanda-tanda masa terurai membubarkan diri. Yang nampak justru semakin malam semakin banyak masa yang mengepung area Markas Besar Kepolisian Hong Kong.

Kepada pekerja migran Indonesia di Hong Kong maupun WNI di Hong Kong lainnya, melihat situasi yang demikian, diharapkan menghindari area-area yang rawan atau berpotensi membuat terjebak dalam pusaran puluhan ribu masa.

Kawasan tersebut terutama antara Wanchai dan Admiralty dimana di kawasan tersebut titik titik penting kendali Hong Kong berada dan dikepung warga. []

Simak ringkasan urut-urutan peristiwa aksi masa seharian ddalam tayangan video streaming KLIK DISINI

Advertisement
Advertisement