August 8, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Seorang PRT Asing “Hiyang-Hiyangan” Dengan Pria Banglades Didepan Majikannya yang Lumpuh dan Berkursi Roda

2 min read

HONG KONG – Ditengah upaya banyak keluarga mengupayakan mendapat jasa pekerja rumah tangga asing untuk merawat anggota keluarga mereka yang sudah lansia, menyeruak kabar melalui group majikan Singapura, tingkah seorang PRT asing yang merawat lansia sangat tidak beradab.

PRT asing tersebut diketahui tengah duduk berdua di sebuah bangku taman dengan seorang pria diduga asal Banglades. Sementara itu, didepan keduanya yang hanya berjarak kutang dari 2 meter, seorang lansia duduk di kursi roda tengah menyaksikan tingkah keduanya.

Informasi yang berhasil dihimpun ApakabarOnline.com dari paparan di Group tersebut, peristiwa seorang PRT asing tengah duduk berdua dengan seorang pria yang diduga berasal dari Banglades terkuak ke permukaan setelah seorang warganet yang kebetulan penghuni gedung di sekitar taman menyaksikan kemudian merekam dan mengunggahnya ke media sosial.

Sang pengunggah menuturkan, awalnya mereka melihat seorang nenek dalam keadaan lumpuh tengah duduk di kursi roda melambai-lambaikan tangannya ke arah depan.

Setelah pengunggah berjalan mendekat, ternyata didepan nenek tersebut ada sepasang manusia berlainan jenis yang lagi “hiyang-hiyangan”.

Bak Romeo dan Juliet, sepasang manusia yang disebut sebagai seorang pekerja rumah tangga asing dan seorang pekerja asing asal Banglades itu tak hanya duduk berdampingan saja.

Keduanya berkali-kali tampak saling merapatkan duduknya, berciuman bahkan sang perempuan sempat duduk di pangkuan sang pria.

Nenek tersebut sempat melambai-lambaikan tangannya lagi saat perempuan PRT asing tersebut tampak mengelus-elus alat setrum milik pria disebelahnya dan sang pria tampak meraba-raba bagian vital PRT asing tersebut.

Saat rekaman video tersebut diunggah dan beredar viral, berbagai kecaman dialamatkan warganet Singapura terhadap pasangan “tidak punya malu” tersebut.

Disamping mempertanyakan dimana rasa malu mereka, warganet juga mempertanyakan bagaimana bisa PRT tersebut bekerja dengan ceroboh, sedangkan seorang lansia yang memiliki kondisi khusus sejatinya memerlukan perhatian ekstra dan terus menerus untuk memastikan keselamatan mereka.

Banyak warganet menyatakan harapan mereka agar majikan yang memperkerjakan PRT tersebut segera memberhentikan kontrak kerjanya saja kemudian memulangkan ke negara asalnya dengan catatan buruk di Imigrasi agar tidak bisa kembali bekerja di Singapura lagi.

Disebutkan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu; 10 November 2021 kemarin.  Hingga saat berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah dibagikan lebih dari 600 kali dan dikomentari lebih dari 2 ribu kali. []

Advertisement
Advertisement