Seperti Apa Kompetensi Pekerja Migran Indonesia di Mata Dunia ?

Prime Banner

Pernahkah kalian merasa inferior atau cupu jika dibandingkan kualitasnya dengan tenaga kerja asing? Atau pernahkah kalian sangat mengagumi hasil karya luar negeri berkat kemampuan tenaga kerjanya?

Memandang bule sebagai orang yang superior sudah menjadi hal umum di Indonesia. Orang berkulit putih, baik dari Amerika maupun Eropa, hampir selalu dipandang lebih baik dalam hal apapun. Pun dengan tenaga kerja asing lainnya yang dengan mudahnya berpindah kerja antarnegara.

Tapi, apakah memang kualitas tenaga kerja di Indonesia seburuk itu?

Untuk menjawabnya, kita bisa menengok hasil penelitian International Institute for Management Development (IMD). Riset ini mengambil sampel dari 6.000 eksekutif perusahaan dari 63 negara, yang diminta untuk menilai beberapa poin tentang tenaga kerja di negara tersebut.

Poin-poin tersebut di antaranya adalah pendidikan, pelatihan di tempat kerja, keterampilan berbahasa, biaya hidup, kualitas hidup, pengupahan, dan tarif pajak. Hasil dari penetian tersebut kemudian diurutkan menjadi daftar peringkat kualitas tenaga kerja dunia.

Hasilnya… Indonesia menempati peringkat 45 dunia, dari 63 negara yang ikut serta dalam penelitian ini. Negara kita tercinta mengungguli negara-negara Eropa seperti Rusia, Ukraina, Hungaria, Turki, Kroasia, Romania, Bulgaria, dan Slovakia.

Peringkat Indonesia juga lebih tinggi dari negara-negara Amerika Latin. Di bawah kita ada Peru, Brasil, Kolombia, dan Venezuela. Sementara untuk sesama negara Asia Tenggara, ada Filipina yang peringkatnya di bawah Indonesia.

Statistik ini cukup bagus untuk Indonesia. Sebab selain mengungguli negara-negara besar, peringkat Indonesia juga naik dua strip. Di tahun lalu menempati peringkat 47, dan tahun ini berada di urutan 45.

Di posisi dekat Indonesia, ada Thailand (42), Polandia (38), Arab Saudi (34), dan Republik Korea (33). Untuk Arab Saudi, mereka mengalami penurunan yang cukup jauh, dari ranking 26 tahun lalu tapi sekarang turun 8 peringkat.

Sementara untuk yang menduduki peringkat 1 di daftar ini adalah Swiss, disusul Denmark di posisi kedua. Mereka sukses mempertahankan peringkat yang didapat tahun lalu.

Untuk peningkatan paling pesat tahun ini diraih oleh Ukraina yang naik 11 peringkat. Lalu untuk penurunan paling drastis dialami oleh Slovakia yang turun 13 baris dibanding peringkatnya tahun lalu.

Sumber : imd.org

You may also like...