July 1, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Sepincuk Oges Kub (Sego Buk), Kuliner Khas yang Melegenda di Bumi Arema

2 min read

MALANG – Mencari sarapan di Kota Malang, Jawa Timur, boleh dicoba menu tradisional yang satu ini. Oges Kub dalam bahasa prokem kera ngalam atau yang biasa disebut Sego Buk, sajian khas Madura yang biasa disajikan dengan lodeh nangka muda atau sayur tewel.

Campuran pelengkapnya ada dendeng manis, serundeng, lengkap dengan sambal dengan rasa khas. Sementara lauknya, ada empal daging. Yang berani mencoba jeroan, ada usus, babat, rawis hingga hati sapi.

Jangan lupakan masakan Madura yang memang tersohor dengan bumbu beraninya sehingga tercipta cita rasa yang sempurna.

Salah satu yang melegenda adalah Sego Buk Tuni yang ada di Jalan Kyai Tamin, Malang. Konsisten berjualan di emper pertokoan, nasi buk ini sudah ada sejak tahun 1960an.

Sehari-hari, begitu buka selepas jam enam pagi, pelanggan Sego Buk Tuni sudah berjajar mengular, memanfaatkan depan ruko yang masih tutup. Mereka rela antri demi seporsi nasi buk yang disajikan dalam pincuk daun pisang.

Yang sudah mendapat jatah sepincuk sego buk, bisa langsung memilih tempat untuk siap menyantapnya. Bisa duduk di bangku panjang dari ruko-ruko yang masih tutup atau duduk ngemper

“Setiap hari kita masak daging sapi sepuluh kilogram, untuk jeroannya lima kilogram,” kata Buk Tuni yang mengaku awal ikut berjulan membantu orangtuanya.

Taksalah kalau Sego Buk ini sudah jadi legenda karena mampu bertahan pada keturunan kedua. Buk Tuni pun mempertahankan resep warisan orangtuanya hingga sekarang. Soal rasa jelas tak perlu lagi diragukan.

Sepincuk lengkap nasi dengan lodeh tewel lengkap dengan campurannya hanya seharga Rp20 ribu saja. Silakan pilih lauk empal atau jeroan, dan siap-siap kepincut rasanya. [PILAR]

Advertisement
Advertisement