September 17, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Sering Kecelakaan, Boeing 737 Max Berhenti Terbang

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

ApakabarOnline.com – Setelah Cina dan Indonesia, kini giliran Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) memutuskan untuk menangguhkan sementara operasi seluruh varian pesawat Boeing 737 MAX 8 yang masuk dan keluar dari Singapura. Penangguhan akan mulai berlaku pada hari ini, Selasa (12/03/2019) pukul 14.00 waktu setempat.

Singapore Airlines tidak memiliki pesawat jenis Boeing 737 MAX 8. Keputusan ini diambil setelah maskapai Argentina, Aerolineas Argentinas, mengumumkan mereka telah melarang lima pesawat jenis Boeing 737 MAX untuk terbang, menyusul jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines karena masalah teknis.

 

[BREAKING NEWS] Bawa 181 Penumpang dan 7 Awak, Pesawat Lion Air Jatuh Di Perairan Karawang

 

Penangguhan ini dipastikan akan memengaruhi maskapai penerbangan SilkAir serta maskapai lain yang terbang ke Singapura menggunakan pesawat jenis 737 MAX, seperti China Southern Airlines, Garuda Indonesia, Shandong Airlines dan Thai Lion Air.

Pengumuman yang pertama kali dilaporkan oleh The Straits Times, muncul setelah Boeing 737 MAX 8 jatuh di Ethiopia pada Minggu (10/3), menewaskan 157 orang di dalamnya. Pesawat milik maskapai penerbangan Ethiopian Airlines ini jatuh sesaat setelah tinggal landas. Pesawat naas dengan nomor penerbangan ET 302 dilaporkan hilang kontak pukul 08.44 pagi waktu setempat, setelah tinggal landas pukul 08:38 dari Bandara Internasional Bole di ibukota Etiopia. Sekadar informasi, pesawat Boeing jenis ini sama dengan pesawat milik maskapai Lion Air yang jatuh pada Oktober lalu, juga sesaat setelah tinggal landas dari Jakarta dan menewaskan 189 orang.

 

Boeing 737 Max 8 Jatuh, 1 WNI Menjadi Korban

 

Selain Indonesia, Cina merupakan pembeli terbanyak Boeing 737 MAX 8, yakni 20 persen dari pengiriman pesawat di seluruh dunia sejak Januari. Ada tujuh maskapai penerbangan Cina yang menggunakan pesawat Boeing 737 Max 8. Di antaranya, Air China sebanyak 14 unit pesawat, China Eastern 13 pesawat, China Southern 16 pesawat, Hainan Airlines 7 pesawat, Shandong Airlines 6 pesawat, Shenzen Airlines 5 pesawat, dan Xiamen Airlines 9 pesawat. Total keseluruhan pesawat Boeing 737 Max 8 di China ada 70 unit. []

Advertisement
Advertisement