September 29, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Suasana 260 Warga Penghuni Kornhill Garden dan Royalton Dikarantina Setelah Dua PRT Asing di Flat Tersebut Didapati Terinfeksi Corona Varian Mutan

2 min read
suasana evakuasi warga yang tempat huniannya ditemukan PRT asing terinfeksi virus mutan (Foto HK01)

suasana evakuasi warga yang tempat huniannya ditemukan PRT asing terinfeksi virus mutan (Foto HK01)

Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Belum reda dari ingatan warga, kejadian menghebohkan di Tung Chung,  Tsim Sha Tsui, Kemudian Tsuen Wan, terkini dua orang PRT asing asal Filipina kembali ditemukan terinfeksi virus corona varian mutan N501Y masing-masing di Kornhill Garden, Quarry Bay dan Royalton di Pokfulam.

Imbas dari penemuan dua kasus yang melibatkan PRT asing tersebut membuat warga di kedua flat yang berjumlah 260 warga dievakuasi ke pusat karantina sembari menjalani pemeriksaan uji covid oleh satgas corona Hong Kong.

Menurut pernyataan yang dikeluarkan oleh Hong Kong Center for Health Protection (CHP), seorang PRT asal Filipina berjenis kelamin wanita berusia 46 tahun yang tinggal di Kornhill Garden ditemukan positif untuk varian N501Y setelah dirinya diuji pada 3 Mei saat mengikuti tes wajib untuk PRT Asing.

Temannya yang berusia 38 tahun yang juga seorang PRT asing  dan tinggal di Royalton, kemudian ditemukan terinfeksi juga. Mereka menjadi PRT asing asal Filipina ke-4 dan ke-5 yang ditemukan di Hong Kong terinfeksi klaster lokal dengan varian yang ditakuti.

Bangunan tempat mereka tinggal bersama majikannya dikunci sejak tengah malam tadi malam, dan semua orang yang tinggal di sana menjalani tes wajib, sebelum dipindahkan ke kamp karantina.

CHP mengatakan warga yang akan dikarantina selama 21 hari di fasilitas pemerintah adalah warga yang tinggal di unit Blok N2 Kornhill Garden berjumlah 230 dan di unit Royalton Fokfulam sebanyak 30 warga.

CHP mengatakan penyelidikan dan pelacakan kontak pada kasus yang baru dikonfirmasi sedang berlangsung.

Sementara itu, warga dihimbau untuk tidak keluar dan bersosialisasi, sedangkan lansia harus sedapat mungkin tinggal di rumah. Semua perjalanan yang tidak penting di luar Hong Kong juga dilarang. []

Advertisement
Advertisement