February 25, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Sumringah, Seorang PRT Asing Unboxing Amplop Lai See, Viral di Sosmed

2 min read

HONG KONG – Sebuah video ringan yang menampilkan seorang pekerja rumah tangga di Hong Kong membuka setumpuk besar amplop merah Tahun Baru Imlek menjadi viral di media sosial, dengan para penonton terpesona oleh reaksi jujur ​​dan ekspresifnya terhadap jumlah uang yang berbeda-beda di dalam amplop tersebut.

Pembantu asal Indonesia itu membagikan klip tersebut di akun Instagram pribadinya selama liburan Tahun Baru Imlek. Dalam video tersebut, ia duduk di rumah di depan apa yang ia sebut sebagai “hasil tangkapan” perayaannya — tumpukan tebal amplop merah cerah yang diterima selama periode Tahun Baru.

Apa yang terjadi selanjutnya digambarkan oleh warganet sebagai “seperti membuka kotak misteri” atau bahkan “seperti membuka kartu Pokémon,” karena setiap amplop menghadirkan kejutan baru.

Awalnya, dia membuka amplop merah berisi HK$20 sambil tetap tersenyum tenang. Ketika dia memperlihatkan uang kertas HK$10, ekspresinya berubah sedikit — masih tersenyum, tetapi dengan sedikit rasa tak percaya yang jenaka yang tidak luput dari perhatian.

Momen paling menarik dalam klip itu terjadi ketika dia membuka selembar uang kertas HK$500 yang masih baru. Matanya langsung membelalak dan mulutnya ternganga karena takjub. Dia menatap uang itu berulang kali, seolah tak percaya dengan apa yang dipegangnya. Diliputi kegembiraan, dia juga mencium uang itu berulang kali.

Beberapa saat kemudian, dia membuka uang kertas HK$100 dan menciumnya sebagai tanda perayaan, kegembiraannya yang tulus terpancar dari para penonton.

Video tersebut dengan cepat menyebar di berbagai platform, dan menarik ribuan komentar. Banyak yang memuji keterbukaan dan ketulusannya.

“Dia sangat imut,” tulis seorang pengguna. Pengguna lain mengatakan ekspresinya mencerminkan ekspresi mereka sendiri: “POV: saya membuka lai see saya.”

Yang lain mengungkapkan kebahagiaan atas namanya, menggambarkan amplop merah itu sebagai “hasil jerih payah” dan memang pantas diterima. Beberapa mengaku merasa sedikit iri, karena jumlah yang diterimanya lebih tinggi daripada yang pernah mereka terima sendiri.

“Amplop merah si pembantu lebih besar daripada milikku,” tulis seorang komentator. Yang lain bercanda, “Tidak pernah — tidak pernah — aku menerima amplop merah senilai HK$500.”

Para penonton yang penasaran juga bertanya mengapa dia menerima begitu banyak amplop. Beberapa menjelaskan bahwa sudah biasa bagi majikan untuk membawa serta para pembantu mereka saat berkunjung di Tahun Baru atau mengajak mereka ketika tamu datang, sehingga menghasilkan pemberian amplop merah tambahan.

Video tersebut diunggah pada hari kelima Tahun Baru Imlek. Sejumlah kecil komentator mempertanyakan apakah membuka amplop merah sebelum hari ketujuh Tahun Baru dapat membawa nasib buruk, menurut kepercayaan tradisional. Yang lain dengan cepat menepis kekhawatiran tersebut, membela pilihan si penolong dan mendesak orang-orang untuk tidak memaksakan takhayul.

Di tengah diskusi yang meriah, beberapa komentar negatif muncul, termasuk generalisasi yang berlebihan tentang pekerja rumah tangga. Komentar-komentar ini segera ditanggapi dengan bantahan dari pengguna lain, yang berpendapat bahwa siapa pun akan merasa senang menerima hadiah dan memuji sikap ceria dan penuh apresiasi dari pekerja rumah tangga tersebut. []

Sumber The Standard HK

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply