December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tahir Foundation Backup Selesaikan Masalah 12 BMI

2 min read
-

Jakarta – Kementrian tenaga kerja melalui Menteri Tenaga Kerja RI, Hanif Dzakiri menyampaikan ucapan terimakasihnya kepada Tahir Foundation yang telah membantu membackup penyelesaian masalah BMI terutama di Yordania.

Pada periode ini, Tahir Foundation berhasil menyelesaikan masalah dari 12 orang BMI yang rata-rata karena unprosedural dan melahirkan berbaagai masalah turunan di negara penempatan seperti gaji yang tidak dibayarkan. 12 BMI bermasalah tersebut diterima oleh Kementrian Tenaga Kerja RI dalam seremonial serah terima pada Kamis (07/09) siang kemarin. Saat dilakukan serah terima, 12 BMI tersebut sekaligus menerima gaji yang selama ini belum mereka bayar.

Dalam pernyataannya, Tahir yang mewakili Tahir Foundation menyebut masih ada 8 BMI lainnya yang saat ini sedang dibantu menyelesaikan masalahnya di Yordania. Dari 8 BMI tersebut, Tahir menyebut totl gaji yang harus mereka teriima selama bekerja di Yordania seluruhnya sebesar 110.000 USD atau setara dengan 1,43 Miliar Rupiah.

 

Baca : [Derita PMI di Yordania, dari Gaji Tidak Dibayar hingga Kehilangan Anak ]

 

“Atas nama pemerintah Indonesia, saya sangat mengapresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi yang diberikan oleh Bapak Dato’ Tahir terhadap TKI yang bermasalah di Amman.  Saya  juga terus menghimbau  agar buruh migran yang ingin bekerja ke luar negeri atau kembali ke Tanah Air mengikuti prosedur yang berlaku,” ujar Menaker Hanif saat memberikan sambutan dalam acara penyerahkan  bantuan BMI di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (7/9/2017).

 

Baca : [Nasib 2 PMI Menunggu Hukuman Mati, Apa Kabarmu Kini ? ]

Adapun keduabelas jumlah BMI tersebut yaitu Tati Hartati binti Hidayat Saman (Tangerang/Banten), Nining Binti Nakib Emin dari Karawang (Jawa Barat), Ikah Islamiyah (Bantul/Yogyakarta), Idah Rosyidah binti Juarta Ana (Bandung/Jawa Barat), Tira binti Tirya (Majalengka/Jawa Barat), Khusnul Khotimah (Pamekasan, Madura/Jawa Timur), Jumiah binti Nurite (Lombok Tengah/NTB), Musjalifah Bt Muin Ahmadi (Banjarmasin/Kalimantan Selatan). Empat BMI lainnya dari Indramayu (Jawa Barat) yakni Siti Soleha binti Rokman Karyan, Yuyun Yuniati binti Kusen Tasdik, Maslikah Bt Karnadi  dan Siti Aisyah binti  Kasrim Talim. [Asa/Naker]

Advertisement
Advertisement