October 17, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Tersedak ? Begini Pertolongan Pertama Agar Tidak Berakibat Fatal

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

ApakabarOnline.com – Tersedak sering kali dianggap hal sepele. Kebanyakan orang menganggap, meminum air dapat menyembuhkan orang dari tersedak. Padahal, tidak sesederhana itu, tersedak bisa menjadi penyebab kematian seseorang.

Dokter spesialis paru-paru Dr. dr. Agus Dwi Susanto menjelaskan, tersedak bisa menyebabkan kematian karena benda asing memblokir saluran pernapasan. Akibatnya, seseorang kesulitan bernapas saat saluran napas tersumbat.

“Sumbatan yang terjadi itu menyebabkan seseorang sesak napas dan sulit bernapas. Bahkan, sumbatan total bisa menyebabkan asfiksia, sesak napas berat yang menyebabkan orang yang tersedak  tidak bisa napas sama sekali hingga akhirnya meninggal dunia karena saluran napas tersumbat,” kata dr. Agus Dwi Susanto dikutip dari Antara, Selasa (02/02/2021).

Sebelum terdistribusi ke seluruh tubuh, oksigen yang dihirup masuk melalui saluran pernapasan hingga paru-paru. Detailnya, udara dari hidung masuk ke tenggorokan, lalu masuk ke trakea, selanjutnya ke bronkus hingga ke tempat pertukaran oksigen.

“Pada orang tersedak, benda itu masuk ke saluran napas sampai saluran itu mampat, terutama di daerah trakea. Bronkus itu saluran tunggal, kalau dia mampat akhirnya oksigen tidak bisa lewat. Akhirnya orang tidak bisa napas,” lanjutnya.

Mengingat risiko yang bisa menyebabkan kematian, orang tersedak harus segera mendapat pertolongan pertama. Dr Agus mengatakan, ada perbedaan antara tindakan pertolongan pertama untuk bayi dan orang dewasa.

Pada orang dewasa, pertolongan pertama bisa dilakukan dengan cara menepuk-nepuk punggung orang yang tersedak dalam posisi membungkuk. Dengan begitu, benda asing akan keluar dari tenggorokan.

Cara lain yang bisa dilakukan, menurut dr Agus, dengan menggunakan metode Heimlich Maenuver atau memberikan dorongan pada ulu hati orang yang tersedak. Pertolongan diberikan dari belakang orang yang tersedak. Seperti posisi memeluk, kepalkan tangan di ulu hati orang yang tersedak, kemudian spring menggunakan tangan kanan.

“Dengan mendorong ke atas daerah diafragma, diharapkan akan mendorong udara dari paru dan mendorong benda yang tersangkut keluar,” kata dia

Beda lagi dengan pertolongan pertama pada bayi. Menolong bayi yang tersedak bisa dengan cara menepuk-nepuk punggung bayi dalam posisi tengkurap.

“Kalau Heimlich Maenuver pada anak beda tekniknya, biasanya ditekan saja di daerah ulu hati ke arah dalam sehingga dia akan mendorong,” cetus dr Agus.

Meminum air, menurut dr Agus, tidak selalu membantu karena tergantung jenis benda yang masuk ke saluran pernapasan. Air hanya dapat membantu kondisi tersedak jika benda asing yang masuk bersifat mudah lumer.

“Kalau tersedak oleh makanan yang sifatnya dapat lumer, bisa. Tapi tersedak itu masuk saluran napas, jadi tidak bisa air masuk,” kata dia. []

Advertisement
Advertisement