June 13, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Waspada Saat Akan Menjual atau Memindah Tangankan Ponsel Bekas Pakaimu, 90% Data Bisa Direcovery

3 min read

HONG KONG – Membeli perangkat baru itu mahal, terutama jika seri terbaru yang selalu rilis setiap tahunnya. Karena itulah banyak orang yang memilih perangkat bekas (second), yaitu perangkat yang dijual kembali oleh pemilik sebelumnya — untuk menghemat uang.

Namun, penelitian terbaru oleh para ahli Kaspersky menemukan, sebagian besar data dalam perangkat second belum dihapus seutuhnya saat akan dijual. Sehingga informasi pemilik sebelumnya berisiko dapat diakses oleh pihak ketiga.

Dalam keterangan yang Kaspersky pada Jumat (05/02/2021), selama dua bulan, para peneliti Kaspersky menganalisis lebih dari 185 perangkat media penyimpanan, seperti kartu memori dan hard drive. Hasilnya, tim menemukan sekitar 90% data masih tersisa di perangkat tersebut.

Dari 90% isian data, 16% memberikan akses secara langsung ke informasi tersebut. Sementara 74% ruang yang tidak beralamat pada media penyimpanan.

Data yang ditemukan berkisar dari entri kalender berisi catatan rapat hingga foto dan video pribadi, bahkan dokumen pajak, informasi perbankan, kredensial login, dan informasi medis — dimana semua data ini akan berbahaya jika jatuh ke tangan yang salah.

Kemudian, 17% dari perangkat juga memasang pemindai virus, ini berarti para pengguna yang membeli perangkat bekas mungkin berpotensi mewarisi malware pemilik sebelumnya. Karena itulah, Anda harus selalu menyimpan data di perangkat pribadi dalam keadaan terenkripsi, untuk berjaga-jaga jika perangkat hilang atau seseorang mendapatkan akses yang tidak sah.

“Ketika data pribadi jatuh ke tangan yang salah, hal itu tidak hanya dapat membahayakan diri sendiri, tetapi juga teman dan keluarga atau bahkan perusahaan Anda, tergantung pada jenis informasi apa yang ditemukan,” ungkap Marco Preuss, Head of GReAT Eropa.

Christian Funk, Head of GReAT, Jerman menambahkan, kesalahpahaman yang cukup umum adalah dengan hanya menghapus data atau melakukan format ulang media penyimpanan, kebanyakan orang sudah cukup merasa cukup membersihkan data.

“Apabila hanya terdapat segelintir orang yang tech-savvy sekali pun, mereka dapat memulihkan data ini. Itulah mengapa sangat penting untuk melakukan pembersihan total,” ujarnya.

Untuk memastikan data Anda benar-benar dihapus saat menjual perangkat bekas, ahli Kaspersky pun merekomendasikan beberapa hal:

Pertama, pastikan tempat penyimpanan file disimpan harus ditimpa (overwritten). Penimpaan, yang disebut ‘penghancuran’, dapat dilakukan oleh program yang dibuat khusus untuknya. Beberapa solusi keamanan, seperti Kaspersky Total Security, memiliki alat penghapus data jenis ini di Penghancur File perangkat. Hal ini akan memastikan data yang dipilih ditimpa berulang kali sehingga tidak dapat dipulihkan.

Kedua, anda juga dapat menggunakan alat penghapus data bawaan Windows sendiri, Cipher, yang biasanya digunakan untuk enkripsi, tetapi juga dapat digunakan untuk menghapus file dari hard disk atau membuatnya tidak dapat digunakan.

Untuk para penjual, prioritas utama Anda adalah mengeluarkan informasi dari perangkat yang dijual sehingga Anda dapat menjaganya tetap aman dan pribadi. Cadangkan data Anda: baik itu di ponsel, komputer, kartu memori, atau bentuk penyimpanan lain, cadangkan dengan aman sebelum menghapusnya dari perangkat yang Anda jual. Lepaskan SIM dan kartu penyimpanan dari telepon dan hapus eSIM jika perangkat Anda menggunakannya.

Lalu, aktifkan autentikasi dua faktor untuk akun apa pun yang mengizinkannya, lalu keluar dari setiap layanan (perbankan, email, media sosial, dan sebagainya) Di setiap perangkat yang Anda jual. Kemudian, tergantung pada perangkat terkait, lakukan reset pabrik atau format media.

Hal yang patut diingat, dalam banyak situasi, data dapat dipulihkan bahkan setelah reset pabrik atau format media. Untuk memastikan tidak ada yang tersisa di perangkat, Anda perlu melakukan langkah tambahan, yang bervariasi tergantung pada jenis perangkat, model, dan konfigurasi. Lakukan pencarian informasi tentang penghapusan data secara keseluruhan dengan aman.

Sedangkan untuk pembeli, Kaspersky menyarankan hal yang sama untuk saran kepemilikan digital umum. Namun harus sedikit lebih ketat, karena harus menganggap perangkat bekas itu tidaklah bersih. Lebih baik aman daripada menyesal.

Hal lainnya, lakukan reset pabrik atau format media penyimpanan, bergantung pada perangkat yang dimaksud. Lalu, segera instal dan aktifkan solusi keamanan yang andal. Jika mungkin, bahkan sebelum membeli perangkat – untuk mengimbangi risiko menghadapi malware yang sudah ada di perangkat, dan lakukan pemindaian sebelum menggunakannya untuk pertama kalinya. []

Advertisement
Advertisement