BNI Syariah Ajak PMI Hongkong Hijrah

Prime Banner

JAKARTA – Untuk meningkatkan layanan keuangan syariah, BNI Syariah terus berikan edukasi dan literasi keuangan syariah untuk migran Indonesia di Hongkong. Melalui layanan BNI Remittance Ltd (BRL) hingga saat ini lebih dari 23 ribu pekerja migran indonesia (PMI) di Hongkong telah menjadi nasabah BNI Syariah. Bertujuan memberikan pemahaman perbankan syariah dan berhijrah menggunakan produk syariah.

Pada kesempatan tersebut, BNI Syariah kembali menyapa lebih dari 500 PMI yang hadir dalam acara “Hijrah Dengan Hasanah”, dengan tema bagaimana berbisnis syariah dan mengelola keuangan para migran dikelola secara effisien. Yang dihadiri oleh Pemimpin BNI Hongkong, Wan Andi, Direktur BRL Hongkong, Eko Kristianto, Pemimpin Divisi Dana dan Transaksi BNI Syariah, Bambang Sutrisno, Ustaz Mufti Syafii, dan CEO Yukbisnis.com, Jaya Setiabudi.

BNI Syariah memfasilitasi para migran dengan cara bekerjasama dengan BRL untuk melayani transaksi pembukaan rekening. Dan pengiriman uang dengan bisnis remittance serta transaksi finansial melalui mobile banking, ATM yang tersedia di 4 lokasi pelayanan remitansi di Hongkong yaitu Keswick, Yuen Long, Tsuen Wan dan Hung Hom. Hongkong dipilih sebagai salah satu perluasan bisnis BNI Syariah, karena negara dengan penempatan pekerja migran terbesar ketiga setelah Malaysia dan Timur Tengah.

Pemimpin Divisi Dana dan Transaksi BNI Syariah, Bambang Sutrisno, kepada Singgalang mengatakan, para migran antusias dengan kehadiran BNI Syariah terbukti dengan jumlah NoA sebesar 15.778 dengan dana kelolaan 2018 sebesar Rp24 miliar.

“Potensi Hongkong masih banyak yang belum digarap, salah satunya para migran yang butuh edukasi dan fasilitas untuk transaksi finansial. Kami berharap layanan BNI Syariah bersinergi dengan BNI Induk dapat mempermudah para migran untuk bertransaksi dengan cepat, efisien dan prudent sesuai syariah,” katanya.

Ditambahkan oleh Direktur BRL Hongkong, Eko Kristianto, BNI terus meningkatkan infrastruktur perbankan dan edukasi untuk meningkatkan jumlah nasabah di Hongkong. Untuk kedepannya BNI akan bekerjasama pihak ketiga untuk program dompet elektronik. Penyetoran uang dapat dilakukan dengan mendatangi empat lokasi pelayanan remitansi. BNI juga sudah bekerja sama dengan pihak ketiga yang mempunyai izin untuk penyetoran uang di jaringan ritel seperti Seven Eleven 800 gerai di semua Hongkong dan jaringan Circle K.

Dengan kegiatan ini mengajak para migran untuk mempersiapkan masa depan dengan berbagai skill mereka. Selain bekerja sebagai migran, diperlukan keahlian berwirausaha untuk mempersiapkan masa depan setelah kepulangan ke Indonesia. Dirinya bersama komunitas wirausaha Yukbisnis.com siap memberikan pembekalan agar para migran pulang ke Indonesia siap menjadi wirausaha bermodal terbatas, kata Jaya Setiabudi [SM]

You may also like...