Dicegat Polisi, Diperiksa Hpnya, Begini Pengakuan PMI Hong Kong yang Usai Belanja

Prime Banner

HONG KONG – Seorang pekerja migran Indonesia pemilik akun Kace mengaku baru saja Hpnya diperiksa Polisi Hong Kong saat dia usai belanja. Pengakuan tersebut dia unggah ke sosial media hari ini (12/11/2019).

Dalam unggahannya, Kace menuturkan, saat dirinya turun dari pasar, tiba-tiba ada personil Polisi yang mendatangi dan meminta Hpnya untuk diperiksa.

Kace mengaku, yang diperiksa adalah aplikasi sosial media miliknya apakah ada aktifitas membagikan konten unjuk rasa atau tidak.

Tak lama kemudian, HP kembali diserahkan kepada Kace sembari berucap terimakasih.

Berikut isi postingan Kace yang ditulis dalam bahasa unik :

Kace** YG cantik .. mf z iniE AK Baru turun Dr pasar.. TRS Ada Polisi ngecek hp Ku.. GK tw APA mksdnya..

Habis Di cek mereka bilang terima kasih..

Tibaknya mereka Qi Ming ngecek fbku Ono share demo Pora.. alhasil alkhamdullilah CE AK ora Tw ngeshare ddi GK Kenek gepuk..

Tolong Mbk Wes cukup Ojo Di share** bukane AK Sok pinter z. Mmpung gorong ketemu apese kalian.. wes ngunu AE info Ku.. mkch.

Phm GK z AK nulis Qi

#metKerja

Dalam postingannya, Kace juga mengingatkan agar tidak melakukan share aktifitas unjuk rasa sebab menurutnya akan membuat apes dan kena gepuk.

Saat ApakabarOnline.com mengkonfirmasi kepada pemilik akun Kace, yang bersangkutan menjawab, peristiwa tersebut terjadi di pasar Mong Kok.

Belakangan, memang banyak beberapa akun sosial media yang diduga milik kalangan PMI membagikan konten-konten kekerasan dalam unjuk rasa di Hong Kong. Belajar dari yang dialami Kace, akan lebih aman jika kalangan PMI tidak membagikan konten-konten berbau kekerasan terkait dengan unjuk rasa di Hong Kong. []

 

You may also like...