Gubernur Jatim : Sebelum Ramadhan, 1,2 Jutaan Warga Miskin di Jatim akan Mendapat Rp. 1,8 Juta Per Keluarga

Feature Image Gubernur Jatim Sebelum Ramadhan, 1,2 Jutaan Warga Miskin di Jatim akan Mendapat Rp. 1,8 Juta Per Keluarga (Foto Istimewa)
Feature Image Gubernur Jatim Sebelum Ramadhan, 1,2 Jutaan Warga Miskin di Jatim akan Mendapat Rp. 1,8 Juta Per Keluarga (Foto Istimewa)
Prime Banner

SURABAYA – Bantuan langsung tunai (BLT) untuk rumah tangga miskin (RTM) di Jawa Timur akan segera dibagikan. Targetnya, sebelum bulan Ramadhan seluruhnya sudah sampai ditangan yang berhak menerima.

Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indarparawansa kepada awak media di Gedung Grahadi Surabaya, Jumat (17/04/2020) kemarin.

Dalam keterangan persnya, Khofifah menyebut setiap keluarga miskin di Jatim yang terdampak persebaran covid-19 akan menerima bantuan Rp 1,8 juta. Dengan rincian Rp 600 ribu perbulan.

“BLT diberikan selama tiga bulan mulai April hingga Juni. Skemanya non-tunai atau cashless (ditransfer),” kata Khofifah.

BLT ini akan diberikan kepada sekitar 1.286.374 RTM di Jatim.

Khofifah menjelaskan, basis pendataan warga desa penerima BLT ini dimulai dari RT/RW yang dilakukan Relawan Desa Lawan Covid-19. Selanjutnya, data di bawa ke musyawarah desa untuk dilakukan validasi dan finalisasi. Setelah ditanda tangani oleh kepala desa, baru kemudian data diserahkan kepada bupati/walikota untuk disahkan. Terakhir, semua data warga penerima BLT akan disetorkan kepada Pemprov Jatim.

“Basis pendataan di RT/RW yang dilakukan oleh Relawan Desa lawan Covid-19. Selanjutnya dibawa ke musyawarah desa untuk validasi finalisasi dan penetapan penerima BLT. Data yang sudah ditanda tangani kepala desa tersebut lalu disahkan oleh bupati/walikota atau camat selambat-lambatnya lima hari kerja,” tegas Khofifah.

“Aparat desa harus teliti menentukan siapa-siapa yang berhak menerima BLT ini. Jangan sampai ada yang terlewat atau malah dobel-dobel dapat bantuan,” pungkasnya. []

You may also like...