October 21, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Masuk New Normal, Begini Cara Baru Menggunakan Lift di Bandara

2 min read
Prime Banner

JAKARTA – Tangan, dituding sebagai salah satu indera penting yang bisa menularkan virus jika tidak dijaga dengan baik kebersihan dan aktifitasnya. Karena itulah, memasuki era new normal pandemi COVID-19, tangan menjadi salah satu yang mendapat perhatian serius.

Disamping anjuran sering-sering mencuci tangan, mengalihkan aktifitas dari yang biasanya menggunakan tangan selama pandemi terjadi didorong untuk mencari alternatif sebisa mungkin meminimalkan penggunaan tangan. Atau minimal mengenakan pelincung tangan.

Di Indonesia, hal tersebut juga dilakukan. Salah satunya oleh PT Angkasa Pura yang menjadi operator Bandara di Indonesia.

Lift, merupakan salah satu fasilitas umum di Bandara yang selalu disentuh dengan tangan dalam mengoperasikannya. Karena itulah, tidak heran jika di banyak negara menuding lift, tombol lift, sebagai media penular virus corona.

Banyak beredar di media, membungkus jari dengan kondom menjadi pilihan bagi banyak orang untuk melindungi jarinya saat akan menyentuh tombol lift, tombol ATM maupun lainnya. Bahkan ada pula yang menggunakan alat bantu seperti pen atau tongkat kecil untuk menggantikan jari memencet tombol.

PT Angkasa Pura memiliki inovasi yang berbeda. Mengalihkan tombol lift yang selama ini dioperasikan dengan sentuhan tangan, diganti dengan tombol yang diinjak menggunakan kaki.

Pedal atau tombol kaki ini digunakan sebagai langkah pencegahan penyebaran COVID-19. Untuk tahap awal, lift tombol kaki ini dapat digunakan pada lift di Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Melalui akun Twitter resmi milik Angkasa Pura II @AngkasaPura_2, sebuah video pendek berdurasi 54 detik ini memperlihatkan bagaimana penggunaan tombol kaki pada lift di Terminal 2 dan 3 Bandara Soekarno-Hatta.

Penumpang dan pengunjung Bandara Soekarno-Hatta tak perlu lagi menekan tombol lift menggunakan tangan.

Di bagian depan pintu lift tersedia tombol kaki yang bisa digunakan. Penumpang tinggal menginjak tombol tersebut untuk naik atau turun.

Setelah masuk ke dalam lift, penumpang bisa berdiri di stiker yang disediakan untuk menjaga jarak aman dengan penumpang lainnya.

Untuk memilih tujuan lantai, menutup dan membuka lift juga menggunakan tombol kaki yang tersedia di dalam lift. []

Simak Videonya :

Advertisement