October 27, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Rasio Kematian Akibat Corona di Indonesia Menduduki Urutan ke Empat Dunia

1 min read
Prime Banner

JAKARTA  – Wabah virus corona yang kali pertama dinyatakan kemunculannya di Wuhan China pada 31 Desember 2019 silam, dalam rentang waktu tiga bulan telah menyebar dengan cepat ke berbagai negara di penjuru dunia.

Data yang di laporkan oleh WHO, sampai dengan hari ini, Senin 30 Maret 2020 pukul 17:00, tabulasi data sebaran corona telah menginfeksi sebanyak 729.158 manusia dan menewaskan 34.677 nyawa.

Hanya 153.215 diantara mereka dinyatakan sembuh.

Di Hong Kong, virus corona dilaporkan telah menginfeksi 641 manusia dan menewaskan empat orang.

Sedangkan di Indonesia, hingga petang ini, virus corona dikonfirmasi telah menginfeksi 1.414 orang dimana 122 orang diantaranya dinyatakan telah meninggal dunia.

Juru Bicara Penanganan Virus Corona COVID-19, Achmad Yurianto, mengumumkan bahwa kasus virus corona di Indonesia semakin bertambah.

Advertisement

Dari jumlah kasus virus corona tersebut, Indonesia adalah negara ke-37 teratas dengan jumlah virus corona terbanyak di dunia. Selain itu, Indonesia merupakan negara yang memiliki case fatality rate atau tingkat kematian tertinggi ke empat di dunia dengan angka 8,63 persen.

“Yang pertama adalah penambahan konfirmasi kasus positif sebanyak 129 orang, sehingga total 1.414,” kata Yuri dalam siaran langsung di TVRI, Senin.

Yuri menyampaikan, penambahan kasus tersebut terhitung sejak Minggu (29/3) pukul 12.00 WIB hingga hari ini, Senin 30 Maret pukul 12.00 WIB.

Dengan demikian, dalam waktu 24 jam, kasus positif virus corona di Indonesia bertambah sebanyak 129 kasus.

Berikut negara dengan fatality rate tertinggi di dunia akibat virus corona, sesuai data dari Gugus Tugas Penanganan COVID-19:

  1. Amerika Serikat 23,90 persen
  2. Tiongkok 13,23 persen
  3. Jerman 10,90 persen
  4. Indonesia 8,63 persen
  5. Iran 6,80 persen. []