December 6, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Agar Usahanya Makin Moncer, Puluhan Eks PMI Pelaku UMKM Dilatih IT Marketing

2 min read
-

CILACAP – Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BPSDMP) Komunikasi dan Informatika Yogyakarta menggelar program pelatihan Thematic Academy IT untuk eks pekerja Migran. Pelatihan akan berlangsung selama empat hari mulai Senin (8/11/2021) di Fave Hotel Cilacap.

Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, dan diikuti 60 orang eks Pekerja Migran, pelaku UKM, dan perintis usaha pemanfaat digital asal Kabupaten Cilacap.

Turut Hadir Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Cilacap M. Wijaya, serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap, Dikdik Nugraha.

Kepala BPSDMP Kominfo Yogyakarta, Zulkarnain, dalam laporannya menjelaskan, pelatihan bertujuan untuk menyiapkan pengusaha tangguh yang memanfaatkan platform digital. “Juga melatih peserta dalam mengembangkan proses bisnisnya melalui digitalisasi kelembagaan dan manajemen keuangan, pemasaran, serta inovasi produk secara digital,” kata Zulkarnain.

Kepala Badan Litbang SDM Kominfo, Hary Budiarto, yang hadir secara virtual menerangkan, Kementerian Komunikasi dan Informatika berupaya mendorong inovasi produk dan pemanfaatan teknologi digital untuk pengembangan usaha produktif oleh eks pekerja migran. Targetnya untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan eks pekerja migran.

“Program ini sebagai upaya mendorong dan membekali peserta untuk menjadi wirausahawan yang memiliki ide ide dalam menjalankan bisnis agar memiliki keterampilan untuk masuk dan menerapkan bisnis digital dengan teknologi informasi,” kata Hary.

Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji berharap, eks pekerja migran dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan baik. Sehingga materi yang didapatkan semakin melengkapi kompetensi para eks pekerja migran. “Pelatihan hari ini adalah untuk meningkatkan kompetensi, bukan hanya teori. Jadi thematic academy ini menggabungkan keterampilan dengan manajemen pengelolaan bisnis,” tegas Bupati.

Program pelatihan akan dilaksanakan sebanyak 32 jam pelajaran selama empat hari, peserta akan mendapat materi mengenai dasar pengelolaan keuangan, aplikasi pengelolaan keuangan, dasar dasar digital marketing, akses modal, pengetahuan dan manfaat serta pentingnya pencatatan keuangan dalam bisnis, serta cara menaikkan kelas bisnis.

Untuk diketahui, pelatihan IT untuk eks pekerja migran merupakan salah satu program thematic academy dalam program DTS 2021. Program DTS 2021 bertujuan menyiapkan SDM dalam mendukung tranformasi digital Indonesia menuju industri 4.0. Sehingga masyarakat, khususnya peserta pelatihan dapat memanfaatkan dan memperoleh nilai tambah dari platform digital. []

Kominfo DIY

Advertisement
Advertisement