August 11, 2026

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Agar Warganya yang Menjadi PMI Semakin Berkompeten, Bupati Indramayu Buka Kursus Bahasa

2 min read

JAKARTA – Bupati Indramayu Lucky Hakim secara resmi membuka Pelatihan Bahasa Jepang bagi ratusan calon pekerja migran. Hal itu dilakukan di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Senin (10/8/2026).

Pelatihan tersebut menjadi bagian dari persiapan peserta sebelum mengikuti seleksi program pemagangan luar negeri melalui kerja sama Kementerian Ketenagakerjaan dengan International Manpower Development Organization (IM Japan).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati, Ketua Umum DPP Perkumpulan Lembaga Pelatihan Bahasa Jepang Seluruh Indonesia (ALPA Indonesia) Rawin dan undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Lucky Hakim mengapresiasi kerja sama antara ALPA Indonesia dan Disnaker Kabupaten Indramayu yang telah membuka ruang bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan mempersiapkan diri mengikuti program pemagangan ke luar negeri.

Menurut Bupati Lucky, para peserta yang mengikuti pelatihan telah melewati sejumlah tahapan seleksi dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk melanjutkan ke tahap pelatihan.

Karena itu, Bupati Lucky Hakim berpesan agar kesempatan tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Ia juga meminta peserta mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya dalam meningkatkan kemampuan bahasa Jepang, tetapi juga membangun kedisiplinan, menjaga sikap, serta mempersiapkan ketahanan fisik dan etos kerja.

“Terus belajar, tingkatkan kemampuan, dan jaga kedisiplinan serta etos kerja,” pesannya.

Bupati Lucky Hakim menegaskan, Pemerintah Kabupaten Indramayu terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat melalui berbagai pelatihan. Selain itu, juga melakukan kerja sama serta memperluas akses terhadap informasi dan kesempatan mengikuti program ketenagakerjaan, baik di dalam maupun luar negeri.

Sementara itu, Ketua Umum DPP ALPA Indonesia Rawin menjelaskan, pelatihan tersebut merupakan pembekalan bagi peserta sebelum mengikuti seleksi program pemagangan yang akan dilaksanakan di Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bekasi.

Sebelum sampai pada tahap pelatihan, jelasnya, para peserta telah melewati proses seleksi secara bertahap, mulai dari tes matematika dasar, psikologi, kesamaptaan tubuh, hingga wawancara.

Selama pelatihan, peserta akan mendapatkan materi kedisiplinan, ketahanan fisik, bahasa Jepang, dan matematika dasar. Pembekalan tersebut diharapkan dapat membantu peserta lebih siap menghadapi tahapan seleksi di BBPVP Bekasi.

Rawin mengatakan, ALPA Indonesia turut mendukung kebutuhan pelatihan, mulai dari alat tulis, modul, seragam, hingga penyediaan instruktur.

Ia menambahkan, Disnaker Kabupaten Indramayu sebelumnya telah mengajukan permohonan kepada Kementerian Ketenagakerjaan agar seleksi pemagangan dapat dilaksanakan di Indramayu.

Namun, karena agenda seleksi tahun ini telah tersusun, pelaksanaan seleksi di Indramayu kemungkinan baru dapat direalisasikan pada tahun berikutnya.

Ke depan, Rawin berharap kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Indramayu dapat terus berlanjut, terutama dalam mendukung peningkatan kompetensi sumber daya manusia agar lebih siap mengikuti tahapan program pemagangan serta memiliki bekal yang memadai sebelum melanjutkan ke proses berikutnya.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan secara simbolis kit pelatihan kepada peserta oleh Bupati Indramayu Lucky Hakim bersama Kepala Disnaker Kabupaten Indramayu Endang Ismiati. []

Advertisement
Advertisement

Leave a Reply