October 7, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Berikut Sederet Penyakit yang Bisa Disembuhkan dengan Ganja, Salah Satunya HIV/Aids

2 min read

JAKARTA – Di Indonesia, penggunaan ganja adalah ilegal karena termasuk ke dalam obat-obatan terlarang. Meski demikian, di sejumlah negara, pemakaian ganja diizinkan secara terbatas untuk keperluan medis.

Sebagai informasi, ganja medis mengandung banyak senyawa aktif, salah satunya yang paling terkenal adalah delta-9 tetrahydrocannabinol (THC) dan cannabidiol (CBD). THC adalah bahan utama dalam ganja yang membuat orang “high” alias mabok atau melayang-layang.

Menurut studi, ganja medis kemungkinan memiliki manfaat untuk beberapa kondisi. Akan tetapi penggunaannya tergantung syarat undang-undang di negara-negara yang melegalkan ganja medis sebagai pengobatan.

Untuk mendapatkan ganja medis harus mendapatkan rekomendasi tertulis dari dokter berlisensi di negara yang melegalkan. Termasuk harus memenuhi syarat kondisi untuk mengkonsumsi ganja medis.

Lantas apa saja manfaat dari ganja medis untuk kesehatan? Berikut paparannya dikutip dari Mayoclinic:

  • Penyakit alzheimer
  • Sklerosis lateral amiotrofik (ALS)
  • HIV-AIDS
  • Penyakit Crohn
  • Epilepsi dan kejang
  • Glaukoma
  • Multiple sclerosis dan kejang otot
  • Sakit parah dan kronis
  • Mual atau muntah parah yang disebabkan oleh pengobatan kanker

 

Meskipun berasal dari tanaman dan dianggap alami, ganja tetap memiliki efek yang kuat, baik positif maupun negatif.

Beberapa efek samping yang bermasalah bagi orang-orang tertentu, seperti:

  • Peningkatan detak jantung
  • Pusing
  • Konsentrasi dan memori terganggu
  • Waktu reaksi lebih lambat
  • Interaksi obat-ke-obat yang negatif
  • Peningkatan risiko serangan jantung dan stroke
  • Nafsu makan meningkat
  • Potensi kecanduan
  • Halusinasi atau penyakit mental
  • Gejala putus obat

Efek jangka pendek ganja juga dapat bervariasi berdasarkan metode konsumsinya. Jika merokok ganja, Anda akan merasakan efeknya dalam beberapa menit. Tetapi jika Anda menelan ganja secara oral, seperti dalam kapsul atau makanan, mungkin perlu beberapa jam sebelum Anda merasakan efeknya. []

Advertisement
Advertisement