October 26, 2021

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Bikin Heboh, Saat Salah Seorang Lulusan Universitas Terbaik, Universitas Tsinghua, Menjadi Pekerja Rumah Tangga

2 min read
Test COVID-19 untuk Penata Laksana Rumah Tangga Asing

HONG KONG – Seorang lulusan kampus terbaik di China diketahui bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT). Jelas kabar ini menggemparkan dunia maya.

The Paper melaporkan soal perusahaan rumah tangga kelas atas, Your Trust Home yang merilis resume dengan lulusannya. Banyak yang berkomentar jika ini adalah hasil dari persaingan yang ketat di dunia kerja.

“Tolong ingat universitas bergengsi seperti Universitas Tsinghua dan Peking, melatih orang yang seharusnya meningkatkan atau mengubah bangsa kita dan membawa manfaat bagi masyarakat. Bukankah bekerja sebagai tutor menyianyiakan bakat,” tulis seseorang.

Dalam publikasi itu ada wanita 29 tahun asal Nanjing dari Universitas Tsinghua. Sebagai informasi, menurut QS World University tahun lalu kampus itu berada di peringkat 15 terbaik dunia.

Tidak dijelaskan jurusan apa yang diambil wanit ini. Namun dia menuliskan dirinya fasih berbahasa Mandarin dan Inggris, serta pandai memasak yang disukai banyak keluarga di Shanghai dan provinsi sekitar Jiangsu dan Zhejiang.

Wanita itu mengharapkan bisa bekerja dengan haji 35 ribu yuan atau Rp 78,6 jutaan per bulannya (kurs Rp 2.246/yuan), dikutip dari South China Morning Post (SCMP), Minggu (30/05/2021).

Manajer dari perusahaan rumah tangga itu mengatakan jika wanita tersebut telah dipesan oleh klien. Menurut manajer, kualifikasi seperti itu jarang namun bukannya tidak ada.

“Kami juga memiliki pengasuh dengan gelar master, termasuk mereka yang berasal dari universitas terkemuka,” ungkapnya.

Selain soal asal lulusannya, gaji yang tinggi bagi PRT juga jadi diskusi di media sosial. Salah seorang di antaranya mengatakan jika mereka bukan pengasuh biasa namun adalah guru privat.

“Lihat gajinya. Ini sangat tinggi sehingga yang dia dapatkan sama seperti manajer senior di perusahaan. Saya iri padanya,” kata salah seorang lainnya. []

Advertisement
Advertisement