Bukan Masker 3play, Tapi Masker Jenis Ini Tiba-Tiba Juga Banyak Dibeli

Feature Image Bukan Masker 3play, Tapi Masker Jenis Ini Tiba-Tiba Juga Banyak Dibeli (Foto Istimewa)
Feature Image Bukan Masker 3play, Tapi Masker Jenis Ini Tiba-Tiba Juga Banyak Dibeli (Foto Istimewa)
Prime Banner

MADIUN – “Rata-rata masker perempuan dan anak. Gak tahu kenapa, beberapa hari ini banyak banget yang beli. ” tutur Zaenuri, sales masker gambar karakter areal Madiun.

Zaenuri menuturkan, masker yang dia distribusikan ke toko-toko, kios kios hingga pedagang asongan merupakan masker yang biasa dikenakan pengendara motor, bukan masker kesehatan seperti yang saat sekarang ini mengalami kelangkaan dan kenaikan harga di pasaran.

Apakah masker tersebut dibeli dengan maksud untuk berlindung dari corona ?

Mengutip Republika, Ketua Umum PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Dr dr Aman B Pulungan SpA(K), menjawab pertanyan terkait boleh tidaknya menggunakan jenis masker bergambar karakter untuk berlindung dari corona virus.

“Tidak boleh karena masker sudah ada standarnya,” kata Aman.

Ketua Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia, Moh Adib Khumaidi, menjelaskan bahwa masker kain sebetulnya hanyalah penghalang sinar matahari. Masker kain tak cukup untuk melindungi penggunanya dari risiko tertular penyakit, termasuk dari infeksi virus corona tipe baru.

“Bahannya juga tebal dan pengap. Jadi, selain tidak bisa menangkal virus, ini juga tidak nyaman digunakan dalam jangka panjang,” ungkapnya.

Di kawasan alun-alun Madiun, Apakabar bertemu dengan seorang pembeli masker karakter siang ini (18/03/2020). Perempuan yang mengaku bernama Lusi tersebut menuturkan, membeli masker bergambar karakter bukan hanya untuk naik motor saja.

“Saya sudah biasa beli. Biasanya kalau kotor dan apek, saya cuci. Setiap hari saya memakai masker seperti  ini supaya tidak terkena polusi waktu antar jemput anak ke sekolah. Kalau sekarang katanya ada virus corona, saya menambah stok masker saya supaya setiap hari bisa ganti. “ aku Lusi.

Lusi menambahkan, dirinya tidak mengetahui dengan pasti apakah masker yang dia beli mampu menangkal virus dan bakteri di udara bebas atau tidak. Yang dia ketahui hanyalah untuk melindungi diri, sebaiknya menggunakan masker.

Saat ditanya kenapa tidak membeli masker 3play standart kesehatan, Lusi mengaku tidak mampu membeli.

“Harganya mahal mas sekarang, sudah gitu sekali pakai rusak. Saya lihat di facebook, 1 box 300 ribu isi 50 lembar. Satu lembarnya kan jadi 6 ribu rupiah. Gaji suami saya tidak cukup kalau harus beli masker saran pak dokter” pungkas Lusi sambil berlalu meninggalkan kawasan alun-alun Madiun.  []

You may also like...

Leave a Reply