Cegah Penularan Corona dari Kumpul-Kumpul dan Makan Bersama

Poster Departemen Kesehatan Hong Kong
Poster Departemen Kesehatan Hong Kong
Prime Banner

HONG KONG – Wabah penularan virus corona atau yang oleh WHO dibakukan namanya menjadi COVID-19 di Hong Kong dan negara-negara penempatan pekerja migran Indonesia lainnya mengalami perkembangan yang semakin banyak. Belum ada tanda-tanda sebaran wabah berhenti dan virus lenyap dari muka bumi ini.

Di Hong Kong, tiga kata kunci yang sering dituduh memberi kontribusi besar menyumbangkan pasien positif corona, yakni keluar masuk warga dari dan ke China, Kapal Pesiar Prince Diamond, dan makan bersama serta berkumpul nya manusia dalam waktu yang lama di ruangan yang sama.

Tiga kata kunci tersebut, salah satunya mengandung konotasi makan bersama, sebagaimana tradisi baik warga lokal Hong Kong maupun tradisi pekerja migran Indonesia saat berkumpul sesama PMI menikmati hari libur.

Otoritas Hong kong melalui Departemen Kesehatan menghimbau siapa saja di dalam wilayah otonomi Hong kong untuk menghindari berkumpul apalagi makan bersama selama wabah virus corona masih mengancam.

Namun setidaknya, jika terpaksa harus berada dalam suasana makan bersama, Departemen Kesehatan memberikan arahan untuk tidak menggunakansumpit atau sendok yang sama setiap orang antara sendok atau sumpit yang digunakan untuk memakan makanan dari mangkuk masing masing dengan sumpit atau sendok yang sama dengan yang untuk mengambil makanan dari mangkuk makanan penyaji.

Poster Departemen Kesehatan Hong Kong

Poster Departemen Kesehatan Hong Kong

Hal tersebut dimaksudkan untuk memutus kontak air liur melalui sendok atau sumpit dari satu orang ke orang lainnya melalui makanan sajian yang sama.

Ingat, secara biologis, saat melihat dan menginderai makanan, normalnya manusia akan memproduksi air liur dalam jumlah yang lebih banyak. []

You may also like...