August 12, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Dikurangi, Subsidi BBM Digeser ke Kendaraan Listrik

1 min read

JAKARTA – Krisis ekonomi global, kenaikan harga minyak internasional, hingga beramai-ramainya banyak negara mengalihkan sumber daya energi mereka ke sumber daya energi terbarukan mempengaruhi berbagai kebijakan penting yang diberlakukan di Indonesia.

Terkini, Subsidi bahan bakar minyak jenis tertentu akan dikurangi untuk kemudian dialihkan ke hal lain sebagaimana diungkapkan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Selasa (12/07/2022) kemarin.

Menteri Luhut diperintahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menekan anggaran subsidi bahan bakar minyak (BBM) pada kendaraan bermotor.

Luhut menyebutkan, pengurangan anggaran subsidi BBM tersebut akan dialihkan untuk kendaraan listrik. Menurutnya, hal tersebut kini sedang dibahas dalam tim yang telah ditugaskan.

Pernyataan Luhut itu disampaikannya ketika menghadiri konferensi pers GrabElectric yang dilangsungkan di Area Parkir VIP Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Jakarta Pusat.

“Kami sekarang sudah diperintahkan presiden menghitung semua yang bisa kita kurangi dari penggunaan-penggunaan bensin itu, untuk kita gunakan pada elektrik. Itu sekarang sedang dibahas,” ucapnya.

Lebih lanjut, Luhut memaparkan pemerintah memperkirakan sebanyak Rp19,2 juta per mobil per tahun mendapatkan subsidi BBM. Sementara itu, ada Rp3,7 juta per motor untuk per tahunnya.

“Jadi bayangin kalau ada motor sekarang 136 juta unit, ya hitung saja subsidinya berapa,” tanya Luhut. []

Advertisement
Advertisement