December 8, 2022

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Ditemukan Obatnya, Kini Virus Demam Berdarah Bisa Dibunuh Dalam Waktu Enam Jam

2 min read

HONG KONG – Setelah sebelumnya, dunia kesehatan menyebarluaskan penggunaan vaksin untuk mencegah penyakit dengue atau demam berdarah, kini dunia kedokteran berhasil menemukan obat yang bisa digunakan untuk membunuh virus demam berdarah.

Dengan vaksin, pasien bukan menerima pengobatan, melainkan mendapatkan upaya peningkatan kekebalan untuk mencegah paparan virus demam berdarah.

Sedangkan untuk mengobati pasien yang terpapar, dibutuhkan obat.

Kabar baiknya, peneliti Singapura menyebutkan, obat untuk penyakit ini akan segera rampung dan dirilis.

Mengutip laman Channelnewsasia, obat ”super ampuh’ demam berdarah ini sudah melalui berbagai tahap penelitian dan diharapkan akan masuk ke dalam tahap uji klinis selama 18 hingga 24 bulan kedepan.

Untuk sampai di tahap uji klinis ini, Direktur National University of Singapore Professor Paul MacAry dan timnya dari Immunology Translational Research Program di National University of Singapore Yong Loo Lin School of Medicine (NUS Medicine) sudah melewati 10 tahun masa penelitian yang dimulai sejak tahun 2012 lalu.

“Apa yang kami coba lakukan adalah menghentikan orang-orang dari manifestasi penyakit demam berdarah yang paling parah,” kata MacAry.

Obat ‘super ampuh’ dijabarkan merupakan antibodi yang diberikan pada pasien demam berdarah dengan cara disuntikkan.

Mengapa super ampuh? Karena virus demam berdarah dalam tubuh pasien akan dibunuh dalam waktu enam jam setelah antibodi disuntikkan.

“Obat kami dirancang untuk dimasukkan ke dalam darah pasien yang terinfeksi, dan itu akan masuk ke virus, mengikatnya dan membunuhnya (dalam waktu enam jam),” Jelas MacAry.

Kemudian, pasien akan dapat melakukan aktivitas seperti biasa kembali. Selain itu, MacAry juga mengklaim bahwa obat tersebut dapat menghentikan nyamuk menyebarkan virus.  Hal ini lantaran antibodi mengikat virus dan menghentikan nyamuk agar tidak menginfeksi virus demam berdarah menggigit manusia. []

Advertisement
Advertisement