December 4, 2020

Portal Berita Pekerja Migran Indonesia

Gegara Pintu Kamar Tidak Tutup, Tidur Tidak Pakai CD, Seorang PRT Asing Disetrum Majikan Pakistan

2 min read
Prime Banner

ApakabarOnline.com – Seorang majikan pria berusia 36 tahun harus berurusan dengan hukum setelah kedapatan “nyetrum” paksa PRT asing berusia 30 tahun yang bekerja di rumahnya.

Namun uniknya, saat di pengadilan pada 4 November kemarin diberi kesempatan untuk menyampaikan pembelaan, majikan tersebut menolak disebut “menyetrum paksa” lantaran, saat peristiwa tersebut terjadi, pintu kamar PRT asing yang bekerja padanya tidak dalam kondisi tertutup rapat dan saat tidur, sang PRT disebut tidak mengenakan celana dalam.

Sang majikan berkeyakinan, si PRT tersebut sengaja mengundang dan menyediakan diri untuk disetrum.

Mengutip China Press, pada peristiwa yang terjadi di Dubai tersebut, kronologi terungkapnya peristiwa ini hingga ditindak lanjuti ke pengadilan.

Pulang dari Hong Kong Pake Silikon, Saat “Hoho Hihe” dengan Suami Jadi Tak Boleh Mencet Klakson

Saat terbangun pagi hari, di PRT terkejut, disebelahnya ada majikan laki-lakinya yang masih tidur dalam kondisi telanjang bulat.

Kemudian sang PRT berteriak mengusir majikan dan marah-marah. Namun, karena merasa masih tidak aman dan merasa baru disetrum, PRT tersebut kemudian lari ke luar rumah, menuju jalan raya sembari menangis.

Saat dia berada di jalan raya, PRT tersebut ditemukan oleh seorang Polisi Dubai yang kemudian memproses sekaligus menjadi salah satu saksi di Persidangan.

Perempuan Bersuami Hamil Dengan Pria HTSnya, Bagaimana Status Nasab Anak Tersebut ?

Proses persidangan masih berjalan, jaksa penuntut menyatakan menuntut sang majikan dengan tuduhan pemerkosaan. Namun, kembali sang majikan dengan tegas menolak tuduhan jaksa, sebab majikan berkeyakinan, tidak mungkin si PRT dalam kondisi tetap tertidur saat disetrum. Majikan berkeyakinan, si PRT yang dia setrum telah terbangun dari tidurnya. Dan jika memang merasa disetrum paksa, sang majikan mempertanyakan kenapa memberontaknya menunggu pagi hari saat bangun tidur.

Sidang akan dilanjutkan pada pertengahan bulan depan. []

Advertisement